Pertemuan Luffy dengan Kru Topi Jerami, Tervisualisasi dalam One Piece Live Action

Film “One Piece Live Action” menayang di platform digital streaming Netflix.  berikut adalah sinopsis “One Piece Live Action” yang mengisahkan awal pertemuan Luffy dengan kru kapalnya hingga menjalani petualangan bersama-sama.

Semarak co Salah satu serial live action yang diadaptasi dari manga dan anime terkenal, “One Piece”, telah ditayangkan platform digital streaming Netflix pada hari Kamis, 31 Agustus 2023. Dan kini akan di re-run kembali pada Maret 2026.

“One Piece Live Action” yang dinanti-nanti tayang dalam 8 episode pemutaran. Adapun durasi “One Piece Live Action” untuk per episodenya antara 50 menit hingga 1 jam lebih. Film ini tampil dengan trailer yang menjanjikan.

Film anime “One Piece Live Action” kenyataannya membuat para penggemar kagum meski mengalami banyak penyesuaian. Kostum yang serupa dengan di anime dan manga hingga tampilan kapal-kapal bajak laut yang menyerupai aslinya.

Penonton pun dimanjakan dengan visual yang begitu memukau dari latar tempat yang didatangi Luffy dkk. Lantas bagaimana dengan cerita yang dibawa “One Piece Live Action” ini? Sesuai namanya, “One Piece Live Action” bakal mengadaptasi jalan cerita dari manga dan anime “One Piece” itu sendiri.

Mengutip Kotaku, Jumat (1/9/2023), pada musim pertama serial “One Piece Live Action” bakal mendakup alur cerita utama dari awal manga saga East Blue hingga Arlong Park. Kisah memerlihatkan bagaimana Luffy mengumpulkan para kru bajak laut topi jerami.

Ini dalam upaya mereka mencari harta karun tersembunyi milik bajak laut terkenal Gol D Roger. Tentunya, live action One Piece ini dimodifikasi sedemikian rupa, tetapi tetap mengikuti alur manga bikinan Eiichiro Oda.

Di laman Netflix, seperti dilansir Liputan6.com (23/2), menjelaskan, serial pertama dari “Live Action One Piece” ini akan mencakup cerita mulai dari arc Romance Dawn hingga Loguetown. Pada episode pertama yang mengangkat judul “Romance Dawn”, dikisahkan Luffy berlayar dengan perahu kecilnya.

Saat perahu yang ditumpangi rusak, ia pun menyelamatkan diri dengan masuk ke drum dan sampai di kapal bajak laut dan menyelamatkan Koby yang menjadi budak di sana. Koby bercerita dirinya mau jadi marinir sementara Luffy menceritakan mimpinya untuk jadi raja bajak laut.

Dari situ petualangan Luffy berlanjut hingga Luffy bertemu Nami, dan keduanya berakhir dengan keberhasilan mencuri peta Grand Line. Di tengah pelarian tersebut, Luffy dan Nami bertemu dengan Roronoa Zoro yang ikut serta.

Membawa-bawa peta Grand Line yang diinginkan banyak bajak laut, ketiganya pun jadi incaran hingga ditangkap oleh bajak laut badut, Buggy.  Sementara itu, Koby mencoba meraih mimpi dengan bergabung dengan marinir yang dipimpin oleh Wakil Laksamana Garp, yang juga merupakan kakek Luffy.

Di episode ketiga, Luffy, Zoro dan Nami bertemu dengan Usopp. Sementara Luffy dkk jadi buruan Garp karena mencuri peta Grand Line. Garp dengan bantuan Koby mulai mencari Luffy, guna mencegah sang cucu menjadi bajak laut.

Nantinya, penonton juga akan diajak dan sekaligus diperkenalkan dengan Sanji, anggota kru Bajak Laut Topi Jerami yang berikutnya. Dalam arc Baratie ini, penonton akan diperkenalkan dengan sosok bernama Dracule Mihawk.

Penonton juga akan disajikan pertarungan luar biasa antara Mihawk vs Zoro, dan menjadi momen paling menyentuh penikmat setia “One Piece”. Di arc Arlong Park, kita juga akan mengetahui lebih lanjut tentang masa lalu Nami dan apa yang membuatnya sulit percaya ke orang lain.

Terakhir serial live action One Piece ini ditutup dengan arc Loguetown, di mana ini akan menjadi titik penting Luffy dkk untuk mengarungi Grand Line dan mencapai mimpi mereka. Serial “Live Action One Piece” diharapkan bisa menghibur para penggemar manga dan anime “One Piece”. (net/l6c/kim/smr)

Pos terkait