Di tengah dinamika fenomena masyarakat yang masih selektif berbelanja, bisnis pembiayaan kendaraan (OTO) PT Bank Syariah Indonesia (BSI) tetap menunjukkan kinerja positif. Hal ini mencerminkan bahwa kebutuhan terhadap kendaraan bermotor masih tinggi.
Semarak.co – Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, pembiayaan kendaraan BSI melalui produk BSI OTO mencatatkan pertumbuhan solid. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan BSI OTO mencapai Rp6,70 triliun, meningkat 12,40% secara tahunan.
“Peningkatan tersebut menunjukkan minat terhadap pembiayaan kendaraan berbasis syariah tetap kuat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Terlebih sejak penguatan transformasi digital, fitur BYOND by BSI semakin lengkap dan bisa mengakomodir pengajuan pembiayaan termasuk kendaraan,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Media BSI, Selasa (14/7/2026).
Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa sektor otomotif masih memiliki prospek yang baik. Masyarakat tetap melakukan pembelian kendaraan, namun dengan pertimbangan yang lebih matang dan mengedepankan skema pembiayaan syariah yang memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan.
Selain didorong kebutuhan mobilitas, pertumbuhan pembiayaan kendaraan juga ditopang sejumlah faktor, antara lain kebijakan pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta semakin beragamnya pilihan kendaraan di pasar.
Dari sisi BSI, pertumbuhan pembiayaan kendaraan juga didukung berbagai program pembiayaan yang kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah. Salah satunya adalah skema angsuran tetap hingga lunas yang memberikan kepastian cicilan selama masa pembiayaan, sehingga nasabah dapat mengatur arus kas bulanan dengan lebih nyaman dan terencana.
BSI juga terus memperluas kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis, serta menghadirkan berbagai program kolaborasi untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan kendaraan bagi masyarakat. Salah satunya dengan hadir melalui literasi dan gathering di sejumlah kota besar.
Dengan fundamental bisnis yang kuat serta dukungan ekosistem pembiayaan yang semakin luas, BSI optimistis pembiayaan kendaraan akan terus menjadi salah satu motor pertumbuhan pembiayaan konsumer perseroan sepanjang 2026. (hms/smr)





