Meriahkan Karnaval HUT ke-80 RI, Menteri ATR/BPN Nusron: Kemerdekaan Adalah Bebaskan Rakyat dari Penjajahan

Menteri ATR/Kepla BPN Nusron Wahid ikut meramaikan karnaval kemerdekaan HUT RI.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut berpartisipasi dalam Karnaval Kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) pada Minggu (17/08/2025) malam.

Semarak.co – Menteri ATR/Kepla BPN Nusron Wahid, yang juga didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyatakan, kemerdekaan adalah membebaskan rakyat dari belenggu penjajahan.

Bacaan Lainnya

“Mari kita jaga negara kita, jaga kedaulatan negara kita, itulah makna hakiki dari kemerdekaan, merdeka,” ujar Nusron, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Forum Mitra ATR/BPN, Senin malam (18/8/2025).

Kendaraan hias Kementerian ATR/BPN bertema “Tanah Bersertipikat, Negeri Berdaulat”, yang merupakan perwujudan dari tugas dan fungsi Kementerian ATR/BPN dalam bidang pertanahan dan tata ruang.

Kendaraan hias berisi visualisasi peta holografik 3D tanah bersertipikat elektronik, patok tanah, hingga miniatur Kantor Pertanahan. Simbol tersebut ingin menegaskan bahwa kepastian hak atas tanah adalah fondasi kedaulatan dan masa depan bangsa.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan melihat Karnaval Kemerdekaan ini sebagai bentuk kreativitas dalam mengenalkan tugas dan fungsi masing-masing kementerian/lembaga.

“Bapak Presiden ingin merayakan Hari Kemerdekaan ke-80 bersama rakyat melalui karnaval ini untuk menghibur rakyat dengan melibatkan K/L, saya pikir pesan ini bisa tercapai,” tutur Ossy.

Pada Karnaval Kemerdekaan ini, Kementerian ATR/BPN satu panggung kendaraan hias dengan Kementerian Transmigrasi serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes).

Mobil karnaval bernomor 16 ini mengusung tema ‘Cendrawasih di Tanah Nusantara’, dengan narasi besar, yaitu Tanah Bersertipikat, Transmigrasi Patriot, Desa Mandiri dan Berdaya, Indonesia Sejahtera.

Karnaval dibuka oleh alunan drum band dari SMA Taruna Nusantara dan Gita Bahana Nusantara. Rangkaian kendaraan hias bergerak dari titik awal di Monumen Nasional, melewati Patung Kuda, Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga berakhir di Simpang Semanggi. (AR/PHAL/SMR)

Pos terkait