Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak para wisudawan Universitas Trisakti berani mengambil risiko bisnis, membangun legasi positif, dan siap menaklukkan masa depan sebagai wirausaha inspiratif.
Semarak.co – Maman menekankan bahwa keberhasilan bukan semata-mata diukur dari indeks prestasi atau jabatan yang diraih, melainkan dari seberapa besar kontribusi positif yang dapat diberikan kepada bangsa, negara, dan keluarga.
“Perspektif keberhasilan dan kegagalan adalah dua mata pisau. Keduanya sumber kekuatan dan bahan evaluasi diri untuk masa depan,” kata Maman, saat Wisuda Universitas Trisakti di Jakarta, dirilis humas melalui WAGroup Media Teman UMKM, Jumat malam (9/5/2025).
Maman menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan hidup. Ia menyampaikan, masa depan yang cerah bukan milik mereka yang bermalas-malasan, tetapi milik mereka yang berani mengambil risiko dan memiliki keyakinan kuat untuk terus berjuang.
“Kalau kalian hanya berani pada yang gampang dan takut pada yang susah, saya pastikan masa depan cerah itu akan menjauh dari kalian. Gampang dan susah itu tidak ada, yang ada hanya keyakinan,” katanya.
Sebagai alumnus sekaligus Ketua Ikatan Alumni Trisakti, Maman menegaskan Trisakti bukan sekadar kampus akademik, melainkan kawah candradimuka yang menanamkan nilai perjuangan dan semangat reformasi. Modal semangat itulah, , yang akan mengantarkan lulusannya sukses.
Ia mengajak wisudawan menjadikan momen kelulusan sebagai awal perjuangan saat terjun ke masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, ukuran keberhasilan sejati adalah saat alumni mampu menciptakan legasi yang membanggakan, baik bagi keluarga maupun bangsa.
“Ukuran keberhasilan saya bukan ketika saya menjadi Menteri UMKM, tetapi saat saya mampu menaikkan rasio kewirausahaan nasional dan menginspirasi kalian semua,” katanya Maman. (hms/smr)





