Menteri PANRB Rini: ANRI Penjaga Memori Kolektif Bangsa, Perannya Semakin Vital

Menteri PANRB Rini Widyantini saat audiensi dengan Kepala ANRI di Kantor Kementerian PANRB, Jumat (3/10/2025).

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendukung penguatan peran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai lembaga strategis yang bertugas dalam mengelola memori kolektif bangsa.

Semarak.co – Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan, melalui transformasi digital, kumpulan arsip akan menghasilkan ilmu pengetahuan untuk bahan perumusan kebijakan strategis di masa depan. Digitalisasi ANRI sejalan dengan upaya reformasi birokrasi serta transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data dan arsip.

Bacaan Lainnya

“ANRI adalah penjaga memori kolektif bangsa. Dalam era digital saat ini, perannya semakin vital untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, peristiwa, dan pencapaian bangsa terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses untuk generasi mendatang,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup JURNALIS PANRB, Jumat (3/10/2025).

Rini menjelaskan, bahwa digitalisasi arsip tidak hanya sebatas beralih dari pengelolaan arsip cetak ke digital. Namun juga menjadikan pemanfaatan arsip sebagai fokus dalam pengelolaan arsip digital.

Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), dinilai memiliki peran vital dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik serta memastikan integritas dan keberlanjutan arsip negara.

“Selain berperan untuk mengelola, arsiparis juga memiliki peran untuk memastikan bahwa arsip yang disimpan dapat diakses dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pemerintahan,” ungkapnya.

Akan tetapi, implementasi Srikandi masih menghadapi sejumlah tantangan serius. Permasalahan yang muncul meliputi kesiapan infrastruktur yang belum optimal, kekhawatiran terhadap keamanan dan kerahasiaan arsip negara, inkonsistensi regulasi antar instansi, serta keterbatasan layanan dan kapasitas sumber daya manusia.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan aspek teknis, tata kelola, maupun kualitas dukungan operasional agar aplikasi Srikandi dapat berfungsi sesuai tujuan awalnya sebagai sistem pengelolaan arsip elektronik nasional,” jelasnya.

Untuk itu, Rini berharap ANRI dapat memastikan perbaikan dan penguatan Srikandi ke depan dan dapat benar-benar menjadi memori kolektif bangsa sekaligus instrumen penguat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Kepala ANRI Mego Pinandito mengaku siap melaksanakan arahan Menteri PANRB, terutama transformasi digital pengelolaan arsip. Tentunya beberapa hal yang diharapkan untuk bisa dilakukan percepatannya bagaimana sebetulnya pengelolaan dari arsip-arsip yang ada.

Menurutnya akselerasi transformasi digital kearsipan tersebut perlu didukung dengan penguatan sumber daya manusia khususnya kemampuan digitalisasi dan penguasaan beragam teknologi yang bisa dimanfaatkan.

“Sehingga percepatan-percepatan mulai dari proses arsip itu sendiri sampai kepada bagaimana kita bisa mendapatkan arsip dengan waktu yang cepat dan juga secara keseluruhan untuk memberikan informasi yang detail kepada perencanaan kedepannya bisa dilakukan,” tambahnya. (hms/smr)

Pos terkait