“(Workshop) ini adalah peluang kita untuk bangkit kembali, membuka peluang kerja,” ungkap Sandi Uno seperti dirilis humas melalui WAGroup SiaranPers Kemenparekraf2, Jumat (17/9/2021).

Selain itu, terkait pemulihan ekonomi nasional di subsektor perfilman, Sandiaga menjelaskan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) beserta Kementerian Keuangan telah menganggarkan sekitar Rp266-300 miliar untuk pemulihan subsektor perfilman.

Di mana, anggaran ini meliputi promosi, produksi, dan pembelian hak penyaluran bagi film-film yang diproduksi oleh para pelaku perfilman. “Kita harapkan ini bisa menggerakkan sektor perfilman terutama untuk film pendek dan documenter,” ujar Sandi Uno.

Sektor perfilman juga diharapkan dapat menggerakkan kembali perekonomian Surabaya karena produksi satu film saja bisa membuka ratusan lapangan kerja. Workshop ini sendiri diisi dengan pemberian materi terkait peningkatan inovasi dan kewirausahaan.

Dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan pelaku ekonomi kreatif subsektor film, animasi, dan video dari komunitas film, animasi, dan video di Kota Surabaya yang dihadiri oleh 35 orang pelaku ekonomi kreatif.

Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antiek Sugiharti; dan anggota Komisi II DPR RI, Rahmat Muhajirin. Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga juga sempat menjajal kemampuannya dalam berakting dengan salah seorang peserta workshop. (smr)