Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan, kepala sekolah dan guru memegang peran strategis dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Menurutnya, pendidikan merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan.
Semarak.co – Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen saat menghadiri Sarasehan bersama Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumbawa, NTB, untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari daerah.
“Kalau kita baca dalam UUD1945, tujuan didirikannya negara Indonesia ini adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pasal 31 menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Supaya cerdas, rakyat itu harus mendapatkan pengajaran atau pendidikan,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Jumat (17/7/2026).
Mu’ti menjelaskan bahwa visi Pendidikan Bermutu untuk Semua dirumuskan berdasarkan amanat konstitusi dan menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi Indonesia yang unggul.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemendikdasmen terus memperkuat transformasi pendidikan melalui empat infrastruktur utama, yakni infrastruktur fisik, pedagogis, budaya, dan hukum.
Melalui keempat infrastruktur tersebut, pemerintah terus mempercepat berbagai program prioritas seperti Revitalisasi Satuan Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, serta penyempurnaan berbagai regulasi untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan merata.
Pada aspek infrastruktur fisik, pemerintah melanjutkan program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pembangunan unit sekolah baru di berbagai daerah, serta memperluas program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP).
Di aspek pedagogis, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas guru melalui program beasiswa, peningkatan kesejahteraan, serta berbagai pelatihan kompetensi. Penguatan karakter peserta didik juga dilakukan melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, dan penguatan kegiatan ekstrakurikuler.
“Peran Bapak Ibu lebih hebat dari peran saya. Karena yang hadir di kelas adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Yang bisa menginspirasi adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Yang bisa melahirkan menteri-menteri adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian,” tegasnya.
Dalam forum sarasehan ini, para kepala sekolah turut menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta tantangan pendidikan di daerah. Menteri Mu’ti menanggapi secara langsung berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan para kepala sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan satuan pendidikan.
Bupati Kabupaten Sumbawa Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi atas berbagai program Kemendikdasmen yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.
“Kami menyampaikan terima kasih telah mendapatkan program digitalisasi dengan hadirnya 653 unit IFP untuk PAUD, SD, dan SMP. Kami berharap tahun ini beberapa sekolah yang belum dapat, akan bisa terdistribusikan dan diberikan tambahan lagi,” ujar Syarafuddin.
Dia berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program prioritas Kemendikdasmen di daerahnya. Hingga saat ini, puluhan satuan pendidikan di Sumbawa telah memperoleh bantuan revitalisasi, sementara ratusan IFP telah didistribusikan ke jenjang PAUD, SD, dan SMP untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.
“Kami terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen agar semakin banyak satuan pendidikan memperoleh dukungan peningkatan sarana dan prasarana, seiring dengan tantangan geografis Kabupaten Sumbawa yang memiliki wilayah cukup luas,” pungkas Syarafuddin. (hms/smr)





