Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto meminta seluruh kepala desa di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk berperan aktif menyukseskan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).
Semarak.co – Kolaborasi semua pihak ini, kata Mendes Yandri bertujuan agar setiap upaya pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk Sulteng.
“Ini cara negara hadir untuk memastikan, menguraikan semua masalah ada solusinya. Mohon dukungan kolaborasi para kepala desa agar ini benar-benar bermanfaat dari hulu ke hilir,” ujar Mendes saat Peresmian Posbankum Desa/Kelurahan di Kantor Gubernur Sulteng, dirilis humas melalui WAGroup Media Kemendesa 2025, Rabu malam (4/2/2026).
Posbankum dan Desa Bersinar merupakan program strategis untuk memperkuat tata kelola desa serta menciptakan lingkungan masyarakat aman, sadar hukum, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui Posbankum, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pendampingan, konsultasi, serta edukasi hukum secara mudah dan terjangkau. Selain itu, program Desa Bersinar dinilai menjadi langkah konkret dalam mencegah dan menekan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di wilayah pedesaan.
Desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pencegahan narkoba melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Maka program yang digagas Kementerian Hukum ini patut diapresiasi karena menempatkan warga sebagai subjek hukum dengan perlindungan yang maksimal.
“Persoalan di desa itu banyak. Maka kami terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya ke Pak Menhum yang telah melahirkan gagasan ini,” tambah Mendes Yandri.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berterima kasih kepada setiap pihak baik kementerian atau lembaga maupun kepala desa dan lurah. Menurutnya, standar kesuksesan program baik ini tidak akan terwujud tanpa keterlibatan seluruh mitra.
“Di hadapan Bapak Ibu semua saya ucapkan terima kasih dari lubuk hati paling dalam. Ini adalah karya kita bersama. Ini adalah karya Kemendes, Kemendagri, karya daerah, desa, kelurahan, Kementerian Hukum untuk Indonesia yang sangat kita cintai,” ucap Menteri Supratman.
Hal ini disampaikan di depan kepala desa dan lurah se-Provinsi Sulawesi Tengah yang beberapa di antaranya dianugerahi penghargaan Desa Bersinar. Selain itu juga hadir Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, Gubernur Anwar Hafid, dan Kepala BPI Mulyadin Malik.
Mendes Minta Warga Sulteng Sukseskan Kopdes Merah Putih
Mendes PDT Yandri Susanto mengajak seluruh warga Sulawesi Tengah (Sulteng) terlibat langsung menyukseskan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Salah satu alat yang digunakan negara hari ini adalah Kopdes Merah Putih. Ini ide besar dari Bapak Presiden Prabowo. Ini program strategis nasional yang wajib kita sukseskan karena ujungnya buat rakyat dengan keuntungan untuk rakyat,” katanya.
Kopdes Merah Putih didirikan sejak awal masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan memanfaatkan potensi desa. Keberadaan koperasi ini diharap menjadi wadah usaha bersama yang mampu menampung, mengelola, dan memasarkan produk unggulan desa.
Melalui Kopdes Merah Putih, masyarakat desa didorong untuk berpartisipasi aktif sebagai anggota sekaligus pelaku usaha. Dengan demikian maka seluruh kebutuhan warga desa terpenuhi sekaligus meningkatkan kesejahteraannya karena mengutamakan SDM setempat sebagai subjek.
“Kopdes ini salah satu cara untuk kita meratakan ekonomi di tingkat desa. Kemendes akan semaksimal mungkin melaksanakan pembangunan di tingkat desa. Kita berusaha ini akan berjalan maksimal dan kita juga carikan dana di luar dana desa untuk membangun desa,” tegas Mendes.
Jika Kopdes Merah Putih di Sulteng didukung semua elemen maka dipastikan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk desa, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. (ria/smr)





