Mendes Yandri Dorong Hilirisasi Jeruk di Kabupaten Malang

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026). Wabup Malang itu memaparkan potensi di Kabupaten Malang.Foto humas kemendes pdt

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026). Wabup Malang itu memaparkan potensi di Kabupaten Malang.

Semarak.co – Salah satunya jeruk yang ada di Desa Kucur, Kecamatan Dau yang pernah dikunjungi oleh Mendes Yandri. “Selain jeruk, kami juga punya potensi jagung dan ikan lele,” kata Wabup Lathifah. Dia berharap ada kolaborasi dengan Kemendes PDT untuk menggenjot potensi tersebut.

Bacaan Lainnya

Wabup mengusulkan agar ada hilirisasi dan industrialisasi untuk potensi tersebut agar hasilnya dirasakan masyarakat. Mendes Yandri sepakat jika ada hilirisasi untuk jeruk di Desa Kucur karena menggaransi rasa yang enak. “Sayang sekali, harga jeruk ini justru jatuh saat panen raya.

“Oleh karenanya, perlu kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Dengan adanya hilirisasi, makanya Jeruk tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal dan harganya terjaga,” kata Mendes Yandri dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media Kemendesa, Selasa (8/9/2026).

Petani tidak perlu menjual jeruknya ke Tengkulak tapi langsung ke Industri. Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menyarankan agar desa di kecamatan Dau bersatu untuk membentuk BUM Desa Bersama yang nantinya menjadi Offtaker bagi potensi Jeruk di wilayah itu.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah kualitas Jeruk itu nantinya mampu memenuhi standar pasar, termasuk hingga nantinya di ekspor ke luar negeri. “Ketersediaan pasokan Jeruk juga perlu diperhatikan karena harus bisa penuhi kebutuhan pasar nantinya,” kata Mendes Yandri.

Turut dampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomo Masik, Staf Khusus Fahad Attamimi dan Yahdil Abdi Harahap.(hms/pdt/sam)

Pos terkait