Mandat AMKI Hadir di Aceh, Banyak Pengelola Media Antusias Ingin Bergabung

Salah satu pengelola media online di Aceh Mukhlis antusias pembentukan organisasi tersebut di daerah. Foto: humas AMKI

Angin segar bagi dunia media di Aceh berembus setelah Pengurus Pusat Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) mengeluarkan mandat pembentukan kepengurusan organisasi tersebut di wilayah Daerah Istimewa Aceh, Rabu 11 Maret 2026.

Semarak.co – Mandat ini membuka ruang bagi para pemilik dan pengelola media di Aceh untuk berhimpun dalam satu wadah kolaboratif yang mendorong penguatan media konvergensi di era digital. AMKI secara nasional dipimpin oleh Ketua Umum Tundra Meliala bersama Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat.

Bacaan Lainnya

Organisasi ini menghimpun perusahaan media lintas platform—mulai dari media cetak, elektronik hingga media daring—untuk memperkuat integrasi konten serta meningkatkan profesionalisme industri media di tengah perubahan ekosistem informasi yang semakin cepat.

Ketua Umum AMKI Tundra Meliala menegaskan, pembentukan kepengurusan daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan media konvergensi di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong media lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat.

“Media konvergensi memiliki peran penting sebagai penyaring dan verifikator informasi. Karena itu AMKI terus memperluas kepengurusan daerah agar ekosistem media yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap era digital dapat terbangun di seluruh Indonesia,” ujar Tundra, Sabtu (14/3/2026).

Kehadiran AMKI di Aceh pun mendapat sambutan hangat dari kalangan pelaku media lokal. Salah satu pengelola media online di Aceh, Mukhlis, menyatakan antusiasmenya terhadap pembentukan organisasi tersebut di daerah.

Menurut Mukhlis, AMKI dapat menjadi ruang pertemuan gagasan dan kolaborasi bagi para pengelola media untuk saling menguatkan di tengah tantangan industri media yang terus berkembang.

“Kami menyambut baik kehadiran AMKI di Aceh. Saya bersama kawan-kawan pengelola media siap bergabung dan berkontribusi untuk mengembangkan AMKI di Aceh,” kata Mukhlis dirilis humas AMKI melalui WAGroup Platform AMKI, Sabtu sore (14/3/2026).

Melalui wadah seperti AMKI, nilai dia, para pelaku media tidak hanya membangun jaringan profesional, tetapi juga memperkuat tanggung jawab moral media sebagai penjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus berita di ruang digital.

Mukhlis berharap proses pembentukan kepengurusan AMKI di Aceh dapat segera terealisasi sehingga organisasi ini mampu menjadi rumah bersama bagi media lokal untuk tumbuh lebih kuat, profesional, dan berintegritas dalam melayani kebutuhan informasi masyarakat. (rls/smr)

Pos terkait