Edwin Lim, Direktur Limas tengah sedang memaparkan bisnis 2016 dan proyeksi bisnis perseroan selama semester II - 2017.

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang bergerak cepat dan tuntutan mobilitas dari para pelaku pasar, PT Limas Indonesia Makmur (LMAS) terus mengembangkan layanan Limas Solution. Ini merupakan produk Limas yang bersifat multi platform untuk melayani seluruh kebutuhan klien akan data informasi pasar modal yang komprehensif, akurat dan terkini.

Direktur Limas Edwin Lim mengatakan, Limas Solution menyediakan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam bentuk aplikasi berbasis desktop, website, mobile dan televisi, serta dalam format raw data (LimasFeed) sehingga memberikan fleksibilitas yang tinggi dan ragam pilihan yang luas bagi para pengguna di sisi klien.

“Dalam hal ini Limas bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan partner lain yang berkompeten di bidang penyediaan informasi pasar modal dan informasi pendukungnya,” ujarEdwin dalam paparan publik di Jakarta, Selasa (1/8).

Lebih lanjut Edwin mengatakan, layanan Limas Solution dalam bentuk produk berbasis aplikasi, terbagi dalam empat kategori pertama, Desktop Application, yang dikenal dengan nama StockWatch, merupakan aplikasi penyedia informasi transaksi saham secara real-time yang dapat dipasang pada komputer pribadi maupun laptop, dengan dukungan fitur-fitur terkait info pasar secara umum, info seluruh saham di BEI, info berita, info aktivitas perusahaan sekritas (Broker), analisis fundamental dan teknikal saham.

BACA JUGA :  Asian Games 2018, Ketua Umum PB PRSI Optimis Andalkan Cabor Polo Air

Kedua, Stock Widget, yang menampilan informasi saham secara ringkas namun padat. Aplikasi ini umumnya disajikan dalam website korporat sebagai bagian dari menu Hubungan Investor, atau disajikan dalam format tampilan layar televisi (disebut Stock TV) yang dapat ditempatkan pada area-area yang strategis perusahaan (lobi kantor, ruang direksi, dsb).

Ketiga, Mobile Application, yang memiliki kelengkapan fitur yang hampir menyamai StockWatch, dengan keunggulan pada sisi fleksibilitas akses pengguna di mana pun dan kapan pun melalui smartphone berbasis Android. “Keempat, saat ini kami mencoba menggarap pasar datafeed untuk korporasi ke perusahaan emiten dan media,” imbuh Edwin.

Penjualan bersih Limas tercatat sebesar Rp73,625 miliar per Juni 2017. Dari penjualan tersebut, Perseroan meraih laba Rp4,34 miliar (Rp6 per saham). Adapun jumlah aset konsolidasian Perseroan per Juni 2017 sebesar Rp433,08 miliar. Beban pokok penjualan Limas turun sebesar 53,14%, dari Rp92,19 miliar per Juni 2016 menjadi Rp43,20 miliar paruh pertama tahun 2017.Beban umum dan administrasi Limas juga berkurang 17% menjadi Rp8,713 miliar pada Juni 2017. Demikian pula halnya dengan beban penjualan turun 44,23% menjadi Rp1,040 miliar. (wiy)

LEAVE A REPLY