KPPPA Gelar Kampanye Anak Indonesia Hebat Tertib di Jalan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menggelar Kampanye Anak Indonesia Hebat Tertib di Jalan, Senin (18/12) di Museum Transfortasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Ini bertujuan menguatkan komitmen bersama melindungi anak Indonesia ketika di jalan. Utamanya saat berangkat dan pulang dari sekolah serta mendukung program KPPPA untuk mewujudkan Rute Aman dan Selamat ke dan dari Sekolah (RASS).

Dalam rangka upaya Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan, Keluarga, dan Lingkungan sekaligus peringatan Hari Anak Sedunia, KPPPA juga melibatkan Kementerian/Lembaga Terkait, perusahaan transportasi online, serta media agar kampanye ini menjadi gerakan bersama dan berkesinambungan untuk menjamin keselamatan anak di Jalan.

Acara diawali dengan senam Pelopor Keselamatan di Jalan dan diikuti dengan sesi dialog antara Deputi Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N Rosalin dengan anak–anak peserta acara. Dalam acara ini, berbagai Kementerian dan Lembaga, Perusahaan Transportasi online, Perwakilan guru, serta Perwakilan orangtua juga ikut berpartisipasi untuk mewujudkan komitmen lindungi anak di jalan terutama pada saat mereka berangkat dan pulang dari sekolah.

Data WHO memperkirakan tahun 2020 penyebab terbesar kematian adalah kecelakaan di jalan raya tepat di bawah penyakit jantung dan depresi. WHO mencatat satu juta orang meninggal dunia tiap tahunnya di seluruh dunia akibat kecelakaan. Dimana 40% di antaranya berusia 25 tahun dan 60% berusia kurang dari 25 tahun, berkisar usia anak-anak dan remaja.

Menteri PPPA Yohana Yembise menyatakan, keamanan dan keselamatan anak tidak hanya menjadi persoalan orang tua, melainkan juga publik terkait dengan perlindungan anak. Pemeritah berupaya mengatur dan mengarahkan kegiatan- kegiatan bidang perlindungan anak dengan prioritas utama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan selamat demi kepentingan terbaik anak,” ujarnya dalam sambutan.

Sehubugan dengan keamanan dan keselamatan anak dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, lanjut Yohana, langkah yang diambil KPPPA adalah melalui program pengembangan rute aman dan selamat ke dan dari sekolah, dengan menitikberatkan pada mengoptimalkan potensi- potensi yang ada pada diri anak, orang tua, guru, kepala sekolah, dan masyarakat, serta memanfaatkan program yang telah ada dan mendukung proses pengembangan rute aman dan selamat ke dan dari sekolah.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: