Ketua Kopisetara Eko Binarso (kiri) dan Ketua Umum IKFA Adhi Wargono (kanan) usai tanda tangan kerja sama. Foto: istimewa

Obyek wisata alam Indonesia selain menampilkan keindahan panorama alamnya juga memiliki tantangan yang sangat diminati para wisatawan pencinta alam yang menggemari petualangan untuk mengenjot adrenalinnya dan biasanya obyek wisata alam semacam ini belum banyak dikenal para wisatawan manca negara.

semarak.co– Koperasi Jasa Sentra Wisata Alam Nusantara (Kopisetara) menggandeng Indonesia Korea Friendship Association (IKFA) untuk bersama-sama mempromosikan obyek wisata alam ini kepada masyarakat Korea, khususnya generasi muda.

Kerja sama itu dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Ketua Kopisetara Eko Binarso dan Ketua Umum IKFA Adhi Wargono di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Kopisetara adalah badan usaha koperasi yang bergerak dalam bidang jasa wisata alam, anggotanya tersebar di berbagai daerah yang pada umumnya adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan banyak yang belum berbadan usaha.

Karena itu kehadiran Kopisetara disambut baik oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Teten Masduki serta mendapat dukungan Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar.

Menurut Eko Binarso, dukungan dari Kementerian LHK dikarenakan banyak lokasi wisata alam berada di lokasi lahan yang dimiliki Kementerian itu serta Perum Perhutani.

​Sementara IKFA merupakan suatu perkumpulan yang beranggotakan profesional di bidangnya serta memiliki hubungan baik dengan Kedutaan Korea Selatan di Jakarta, mapun organisasi Korea di Indonesia seperti Korean Cultural Center Indonsia (KCCI).

Kemudian Korean Association Indonesia dan Indonesian Korean Cultural Studies (IKCS), Provinsi Geyongsangbukdo, maupun dengan organisasi serta pengusaha di Korea. Karena itu, Eko menganggap IKFA adalah mitra strategis Kopisetara untuk memperkenalkan wisata alam nusantara ke masyarakat Korea.

“Semoga kerjasama ini bermanfaat bagi kedua negara dalam mengembangkan dan memajukan wasiata alamnya,” kata Eko dalam rilis IKFA yang dilansir melalui WA Group Pleno PWI DKI 2019-2024, Rabu malam (10/6/2020).

​Sementara itu Ketua Umum IKFA Adhi Wargono mengharapkan kerja sama ini tidak bagai berhenti pada penandatanganan MoU tapi berlanjut dengan diadakannya kegiatan bersama, terutama promosi wisata alam.

“Penandtanganan MoU hanyalah wadahnya, sedangkan isinya adalah kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan. Kami mengajak agar Kopisetara bisa mengisi kegiatan Saranghae Merdeka yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia dan Korea yang sama-sama jatuh pada bulan Agustus,” terang Adhi dalam rilisnya.

Adapun kegiatan yang akan diselenggaran adalah Bazaar Vertual Pariwisata Alam Indonsia dan Korea Selatan, dan jika kondisi memungkinkan akan diadakan bazaar offline selain memarkan lokasi wisata alam juga produk makanan olahan, peralatan wisata alam yang dipadukan dengan gelar budaya kedua negara. (smr)

LEAVE A REPLY