Komandan Senior Hamas dibunuh, Presiden AS Donald Trump Tegur Keras PM Israel Netanyahu

Presiden AS Donald Trump tegur keras PM Israel Benjamin Netanyahu atas pembunuhan komandan senior Hamas, Saad Raad, pada Sabtu (13/12) lalu. Saad tewas bersama tiga orang lainnya setelah mobil mereka tumpangi jadi sasaran serangan drone Israel di dekat Lapangan Al Nabulsi, barat Kota Gaza.

Semarak.co – Raad Saad merupakan salah satu komandan yang turut andil dalam serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023. Melalui pesan, Gedung Putih menegaskan pembunuhan Saad  pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump.

“Jika Anda ingin merusak reputasi Anda sendiri dan menunjukkan bahwa Anda tidak mematuhi perjanjian, silakan saja. Namun kami tidak akan membiarkan Anda merusak reputasi Presiden Trump setelah ia memediasi kesepakatan di Gaza,” demikian pesan Gedung Putih kepada kantor Netanyahu.

Dikutip The Wall Street Jurnal, dan dilansir cnnindonesia.com pada 17 Desember 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga murka lantaran Israel tidak memberitahu operasi pembunuhan Raad Saad ini.

Kematian Saad menjadi pembunuhan paling menonjol terhadap tokoh senior kelompok pejuang Hamas sejak kesepakatan gencatan senjata yang mulai diberlakukan kedua negara di Jalur Gaza pada Oktober lalu.

Raad Saad disebut memimpin batalion Hamas di Kota Gaza, salah satu unit terbesar dan paling lengkap persenjataannya dalam kelompok tersebut. Israel disebut tidak memberi tahu pemerintahan Trump terlebih dahulu mengenai serangan tersebut.

Teguran ini menjadi sinyal terbaru dari meningkatnya frustrasi Trump terhadap Netanyahu, yang dinilai sengaja memperlambat pembahasan fase gencatan senjata kedua yang diharapkan mampu mengakhiri agresi di Gaza secara permanen.

Fase kedua, yang diharapkan dapat dimulai sebelum akhir tahun, mencakup penarikan lebih lanjut pasukan Israel dari Jalur Gaza. Utusan khusus Gedung Putih Steve Witkoff serta menantu Trump, Jared Kushner, juga semakin kesal dengan sikap keras kepala Netanyahu.

“Steve dan Jared sangat marah dengan ketidakfleksibelan Israel terkait sejumlah isu yang berhubungan dengan Gaza,” ujar seorang pejabat AS. Trump juga dilaporkan telah menegur Netanyahu dan mendesaknya untuk menjadi “mitra yang lebih baik” dalam pelaksanaan kesepakatan damai tersebut.

Serangan negara Zionis Israel ke wilayah Jalur Gaza ini terjadi kala keduanya dijadwalkan bertemu di Mar-a-Lago, kediaman Presiden AS Donald Trump di Florida, Amerika Serikat, pada penghujung tahun, 29 Desember 2025. (net/aid/twsj/kim/smr)

Pos terkait