Kinerja Sirkulasi dan Kualitas Udara dalam Pesawat Wings Air Dijamin Baik

Pendingin udara pada kompartemen di atas tempat duduk (personal overhead ventilation) Wings Air dengan tipe pesawat ATR 72-600. Foto: dok. ATR Aircraft

Wings Air member of Lion Air Group menjamin kinerja sirkulasi udara bekerja baik dan maksimal (assuring confidence in the ATR cabin). Kualitas udara segar terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi sehingga siklus udara terjamin bersih.

semarak.co– Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Wings Air sangat fokus terhadap kesehatan karyawan serta penumpang, sejalan upaya memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first).

Bacaan Lainnya

Wings Air telah memperbarui kinerja pada pesawat udara sesuai rekomendasi pabrikan pesawat ATR, perkembangan terakhir dan mengikuti referensi dari Organisasi Kesehatan Dunia, regulator dan otoritas kesehatan nasional serta berdasarkan aturan dan pedoman yang ketat (strict guidelines), guna memastikan kembali perjalanan udara dengan aman.

“Wings Air memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19  lebih lanjut antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan,” tulis Danang, dalam rilis Humas Lion Air Group, Sabtu (15/8/2020).

Pada pesawat ATR, rinci Danang, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengunakan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar (fresh).

Udara yang berasal dari luar pesawat akan terkumpul di area bawah lantai, kemudian didistribusikan ke jalur udara utama dan pendingin udara pada kompartemen di atas tempat duduk (personal overhead ventilation) di sepanjang kabin dan ruang kemudi (cockpit).

Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation).

Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat), dengan rata-rata pengerjaan 60-120 menit.

Rangkaian pembersihan rutin dan sterilisasi terus ditingkatkan pada setiap detail bagian pesawat, meliputi ruang kemudi, dapur, bagasi kabin (compartement), dinding kabin, kursi awak pesawat dan penumpang, penggantian penutup sandaran kepala (head cover) di kursi, area kargo (bagian depan dan belakang), pintu dan jendela pesawat, karpet lantai, eksterior pesawat menyeluruh, tangga menuju pesawat dan lainnya.

“Intensitas sterilisasi terus dijalankan dan pengawasan komprehensif. Penyemperotan berkala cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku, sebelum proses penumpang masuk ke pesawat (boarding) dan ketika pesawat selesai menjalani rotasi (pergerakan),” ujar Danang.

Wings Air adalah maskapai terbesar yang mengoperasikan 66 pesawat yang terdiri dari 19 ATR 72-500 dan 47 ATR 72-600. Dalam pelaksanaan penerbangan, Wings Air beroperasi berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) serta secara aktif memantau evolusi masa waspada pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di seluruh jaringan rute yang dioperasikan.

Pesawat ATR Wings Air dikenal lebih ekonomis dan mendukung emisi CO2 atau ramah lingkungan. Dengan pengoperasian ini, Wings Air tetap berfungsi sebagai penghubung (feeder) dapat kembali mengakomodir orang dalam bepergian atau mengangkut orang masuk dan keluar dari daerah setingkat kecamatan atau kabupaten, termasuk membawa kargo atau logistik, sehingga konektivitas terjaga serta semakin terhubung (more connected place). (smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *