Ketua DPD Berharap Ada Kepastian Pelaksanaan Haji 2021, Menag Beri Tenggat Maret ke Arab Saudi

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di kantornya Gedung senator Senayan, Jaksel. Foto: ist

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberi tenggat waktu bagi pemerintah Arab Saudi hingga bulan depan atauMaret 2021 untuk memberikan kepastian mengenai pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah/2021.

semarak.co-“Kami punya dateline Maret 2021. Pastikan mau berangkat atau tidak? Itu dulu. Masalah kuota itu perihal berikutnya,” kata Yaqut dalam keterangannya yang diterbitkan Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umroh (SATHU), Selasa (16/2/2021).

Bacaan Lainnya

Usai pertemuan Menag dengan perwakilan asosiasi-asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (15/2/2021). Yaqut mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) hampir seminggu sekali berkordinasi dengan pihak pemerintah Saudi terkait kejelasan pelaksanaan ibadah haji.

Ia juga menyatakan sejauh ini belum membicarakan terkait kuota yang akan diberikan Saudi kepada Indonesia tahun ini. Meski demikian, pihaknya telah berdiskusi bahwa penyelenggaraan haji ini tidak bisa hanya diurusi oleh pemerintah melainkan harus ada kolaborasi dengan swasta.

“Dengan pertemuan ini kita bisa meneruskan kerja sama yang lebih baik lagi karena tantangan yang lebih berat. Sebab, kita tidak punya pengalaman memberangkatkan haji di tengah pandemi,” kata Yaqut seperti dikutip CNN Indonesia.com|Selasa, 16/02/2021 16:52 WIB.

Lebih lanjut, Yaqut juga mengatakan Kemenag telah menyusun beberapa skenario haji 2021. Skenario itu yakni tetap berangkat haji dengan kuota normal. Skenario kedua, berangkat dengan kuota 50 persen. Kemudian skenario ketiga, tidak memberangkatkan jemaah kembali seperti di tahun 2020.

Yaqut juga mengatakan Kemenag telah berencana untuk memprioritaskan vaksinasi bagi calon jamaah haji bila sudah ada kepastian dari Saudi. “Soal kebijakan PCR dan karantina, kami coba akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19,” kata dia.

Belum pastinya pelaksanaan ibadah Haji tahun 2021 ini membuat Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bereaksi. LaNyalla mendukung upaya pemerintah yang meminta kepastian kepada Pemerintah Arab Saudi.

Menurut LaNyalla, pelaksanan Ibadah Haji sangat penting bagi umat Islam. Terlebih, ibadah ini adalah Rukun Islam kelima. “Saya rasa bukan hanya umat muslim di Tanah Air yang membutuhkan kepastian. Seluruh muslim di dunia juga menunggu keputusan dan teknis pelaksanaan haji tahun ini,” kata LaNyalla di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Ibadah merupakan hal yang mendasar dan primordial. “Tidak itu saja, kita juga membutuhkan persiapan apalagi sekarang masih dalam pandemi. Semua harus dipersiapkan dengan matang. Untuk itu, saya berharap pemerintah terus melobi pemerintah Arab Saudi agar kepastian itu bisa didapat,” ujar senator asal Jatim.

Pemerintah melalui Kemenag harus terus melobi pemerintah Arab Saudi mengenai tenggat keberangkatan haji dan mampu memastikan serta menjamin kesehatan para caloh jemaah. Harus ada seleksi yang ketat dan tentunya tidak boleh menimbulkan dampak yang besar bagi calhaj yang tidak dapat berangkat,” harapnya.

Salah satu hal yang juga disorot LaNyalla adalah penyediaan vaksin untuk calhaj (calon haji). “Calhaj harus mendapatkan vaksin, dan mereka harus mendapatkan prioritas dan dipersiapkan dari sekarang. Hal ini dalam rangka mempersiapkan, juga antisipasi jika kuota haji telah diberikan Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.

Kemenag juga harus mempersiapkan permasalahan teknis. “Harus ada antisipasi sejak awal, seperti cara beribadah di tengah pandemi, pendanaan serta resiko-resiko yang dapat terjadi. Masyarakat, utamanya calhaj, harus diberikan informasi teknis pelaksanaan haji di masa pandemi, yang ada perbedaan dari sebelumnya. (net/smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *