Bank BRI memberikan fasilitas kredit kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dan kerja sama untuk fasilitas Notional Pooling beserta anak usaha PELNI. Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di BRILian Centre Jakarta pada Senin (19/5/2025).
Semarak.co – Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyatakan, dalam kerja sama ini, PELNI memperoleh fasilitas Cash Loan dan Non-Cash Loan (NCL) senilai Rp700 miliar serta fasilitas Forex Line sebesar USD 1,5 juta dari BRI.
“Fasilitas ini akan memperkuat kemampuan PELNI dalam memberikan layanan transportasi laut dengan biaya yang terjangkau dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup, Sabtu (24/5/2025).
Fasilitas Non-Cash Loan (NCL) memungkinkan PELNI menerbitkan berbagai instrumen jaminan seperti Bank Garansi, Letter of Credit (L/C), dan Standby L/C (SBLC) yang dibutuhkan dalam pembelian spare part dan maintenance kapal sebagai bagian dari operasional perusahaan.
Sementara itu, fasilitas Forex Line akan memberikan fleksibilitas transaksi valuta asing terkait dengan pembelian spare part kapal dari luar negeri. Pembelian spare part dan maintenance kapal merupakan bagian penting dari operasional perusahaan untuk memastikan armada kapal dalam kondisi prima dan aman.
Hendy Bernadi mengungkapkan, sebagai bank nasional yang terus berkomitmen mendukung BUMN dalam menjalankan mandat strategisnya, BRI siap menjadi mitra terpercaya PT PELNI dalam menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi, adaptif dan berkelanjutan.
”Kepercayaan tersebut akan terus kami jaga dengan prinsip kehati-hatian, layanan prima, dan solusi yang inovatif”, ungkapnya.
Selain fasilitas Cash Loan (CL) dan Non Cash Loan (NCL), BRI juga memberikan fasilitas Notional Pooling yaitu suatu fasilitas layanan Cash Management dari BRI yang menawarkan suatu mekanisme konsolidasi posisi saldo Rekening Peserta Pooling dalam rangka optimalisasi pengelolaan dana.
Layanan Notional Pooling ini diyakini mampu menjadi solusi antara PELNI beserta anak usahanya yang memiliki kebutuhan dana jangka pendek dengan yang memiliki dana idle tanpa adanya perpindahan dana antar rekening.
Notional Pooling BRI juga memiliki beberapa keunggulan utama antara lain memudahkan dalam mengelola dan memonitoring rekening perusahaan dengan transaksi real time online 24 jam dan mudah dioperasikan dengan berbasis teknologi yang sangat user friendly.
”Harapannya, kerjasama ini jadi solusi mengoptimalkan pengelolaan dana perusahaan juga meningkatkan sinergi, tidak hanya antar Grup PELNI tetapi juga sinergi antar BUMN. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan kemajuan negara”, jelas Hendy.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayat mengungkapkan, PELNI merupakan perusahaan pelayaran BUMN satu satunya yang tidak hanya beroperasi secara komersial, tetapi juga memegang peran strategis sebagai perpanjangan tangan negara.
Dia menyatakan, kolaborasi ini bukan sekedar kerjasama bisnis, tetapi juga mencerminkan semangat sinergi antar-BUMN. Fasilitas pinjaman BRI nantinya akan memperkuat kemampuan PELNI dalam memberikan layanan transportasi laut serta membantu pengembangan bisnis.
”Sudah dua tahun berturut turut kami dapat rating Triple A dari FITCH, yang artinya tingkat kesehatan keuangan kami bagus. Ini artinya pinjaman tersebut nantinya juga dapat digunakan untuk rencana-rencana investasi kami di kapal kapal komersial”, ungkapnya. (hms/smr)