Kemenekraf dan Kemenpar Perdana Gelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf, Dessy Ruhati, memberi sambutan dalam kegiatan Uji Kompetensi Mandiri Jabatan Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) untuk pertama kali  menggelar  Uji Kompetensi Mandiri Jabatan Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 yang berlangsung 7-9 Juli 2026 dan diikuti 46 peserta.

Semarak.co – Sekjen Kemenekraf Dessy Ruhati menyatakan, kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) atau aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, kompeten, dan siap mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Bacaan Lainnya

“Uji kompetensi ini memiliki makna strategis. Ini merupakan instrumen yang memastikan setiap pejabat fungsional memiliki kompetensi, integritas, kapasitas, dan profesionalisme,” ujar Dessy Ruhati, dirilis humas melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Selasa sore (7/7/2026).

Dessy menambahkan, transformasi Kemenekraf membutuhkan aparatur yang mampu berpikir strategis, menghasilkan inovasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pejabat fungsional Adyatama harus tampil sebagai pemimpin profesional yang mampu menggerakkan perubahan.

“Saya ingin mengajak semua pejabat fungsional untuk mengubah cara berpikir. Jangan lagi sekadar berorientasi pada penyelesaian tugas. Berubahlah menjadi aparatur yang berorientasi pada hasil, manfaat, dan dampak,” tegas Dessy.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam penyelenggaraan uji kompetensi tersebut. Diah Paham berharap momentum ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan karier sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Uji kompetensi ini kesempatan meningkatkan jenjang karier sekaligus memperkuat kompetensi. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan percaya diri dan memperoleh hasil terbaik,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi kolaborasi berkelanjutan dari Kementerian Ekraf dan Kementerian Pariwisata untuk menjaga serta mengelola sektor ekonomi kreatif maupun pariwisata.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, R. Adi Mukhtar Rivai, menjelaskan, seluruh tahapan penyelenggaraan dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari proses pendaftaran, verifikasi administrasi, pra-uji kompetensi, hingga penetapan tim penilai dari unsur Kementerian Ekraf dan Kementerian Pariwisata.

“Kami telah menyiapkan seluruh rangkaian pelaksanaan uji kompetensi secara sistematis, termasuk pembentukan tim penilai lintas kementerian agar proses penilaian berlangsung objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Adi Rivai.

Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, Kementerian Ekraf berharap lahir pejabat fungsional Adyatama yang memiliki kompetensi unggul, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi penggerak pengembangan kebijakan dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (hms/smr)

Pos terkait