Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga terkait berkolaborasi menghadirkan layanan bagi para pemudik, sebagai upaya pembangunan keluarga melalui pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Semarak.co – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan, ada delapan fungsi keluarga, dan yang paling utama fungsi ini biasanya menyatu di acara lebaran.
“Untuk menyukseskan hal tersebut, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadirkan layanan yang tidak hanya mendukung kelancaran mudik, tetapi juga memperkuat peran keluarga melalui berbagai intervensi di lapangan,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan data per 14 Maret 2026, Kemendukbangga/BKKBN telah menghadirkan lebih dari 69 posko di 31 provinsi. Posko tersebut menyediakan berbagai layanan, mulai konseling Keluarga Berencana (KB) hingga konsultasi tumbuh kembang anak bagi para pemudik.
Sinergi lintas sektor tersebut juga tercermin dari berbagai inisiatif di daerah. Seperti, di Lampung, perwakilan Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan Kemenhub dan pihak terkait, menghadirkan posko layanan terpadu di Terminal Rajabasa yang menyediakan layanan kesehatan, informasi keselamatan, serta edukasi dan konseling keluarga berencana bagi para pemudik.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi serta layanan pembangunan keluarga kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik,” ujar Wihaji.
Sementara itu di Jawa Timur, kerja sama Kemendukbangga/BKKBN menghadirkan berbagai layanan di titik peristirahatan pemudik, seperti di Rest Area 726 Travoy B dan 725 Travoy A, yang menyediakan layanan KB, pemeriksaan kesehatan dasar, konseling, serta dukungan fasilitas kesehatan dan pengamanan.
Melalui kolaborasi tersebut, Kemendukbangga/BKKBN berharap pesan pembangunan keluarga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas, semangat. (hms/smr)





