Kampung Haji Jadi Lompatan Besar Pemerintahan Presiden Prabowo

Jemaah sudah mulai masuk tahap melakukan tawaf mengeliling Ka'bah. Foto: ist

Oleh Dr. Mustolih Siradj S.H.I. , M. H. *)

Semarak.co – Disela -sela kunjungan di Belgia, Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi yang turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan lewatan ke sejumlah negara menyampaikan berita yang sangat menggembirakan.

Bacaan Lainnya

Muhammad Bin Salman Putera Mahkota Arab Saudi memberikan dukungan penuh atas rencana Prabowo membangun kampung haji (Indonesian village) di kawasan ring satu yang tidak jauh dari Masjidil Haram di kisaran 400 meter.

Kabar ini menandai lawatan dan diplomasi Presiden Prabowo ke Arab Saudi beberapa waktu lalu sangat berhasil karena mendapatkan respon dan sambutan istimewa. Realisasi pembangunan kampung haji akan menjadi lompatan besar yang sangat berarti dalam pemerintahan Prabowo.

Karena akan berdampak sangat luas bagi penguatan ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, transformasi tata kelola menegement penyeleggaraan ibadah haji yang lebih efesien dan mendorong nilai tambah.

Dengan jumlah jemaah haji per tahunnya rata-rata mencapai 221 ribu dan jemaah umrah mencapai 1,5 juta orang menjadi putaran ekonomi yang sangat besar dan menjanjikan. Selama ini stake holders penyelenggaraan haji dan umrah belum terintegrasi dan satu visi, masing-masing seperti berjalan sendiri-sendiri tanpa blue print dan desain yang jelas.

Dengan hadirnya kampung haji semua elemen diharapkan bisa terkoordinasi dan terkoneksi satu sama lain sehingga memberikan dampak dan value bukan saja bagi bagi jemaah, para pelaku bisnis sektor tersebut termasuk juga negara tuan rumah.

Di samping itu akan berdampak memperkuat posisi dan kepercayaan negara-negara kawasan timur tengah. Komnas Haji berharap Presiden Prabowo perlu segera membentuk tim untuk mempercepat realisasi pembangunan kampung haji.

Yang terdiri dari para ahli, pakar lintas sektor yang kompeten dan berintegritas menyusun grand design dan peta jalan berbagai aspek pembangunan kampung haji di tanah suci. Kampung haji nantinya diharapkan bisa menjadi pusat berbagai aktivitas yang terintegrasi.

Bukan hanya sebagai kawasan residensial bagi jemaah haji dan umrah, tetapi juga mencakup kewasan komersial, layanan publik, sentra kegiatan keagamaan, pusat diplomasi dan budaya di kancah global mengingat Arab Saudi merupakan negera penting yang menjadi lalu lintas masyarakat global dari berbagai penjuru dunia.

Ciputat, Selasa 15 Juli 2025

*) Ketua Komnas Haji dan Umrah

 

Sumber: WAGroup Jurnalis Kemenag (postSelasa15/7/2025/fat)

Pos terkait