Pelatih interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengirim balasan menohok usai striker Kylian Mbappe mengeluhkan dirinya jadi cadangan di Real Madrid dan menjadi penyerang keempat setelah Gonzalo Garcia, Vinicius Junior dan Franco Mastantuono.
Semarak.co – Pelatih yang ditunjuk sementara (ad interim) oleh manajemen Real Madrid, Alvaro Arbeloa memberikan balasan menohok kepada penyerangnya, Kylian Mbappe yang mengeluh dirinya menjadi penyerang keempat Real Madrid.
Penyerang Tim Nasional Prancis itu mengklaim dirinya hanya menjadi pilihan keempat di lini serang usai pertandingan Real Madrid kontra Real Oviedo, pada hari Jumat 15 Mei 2026 dini hari WIB, yang berakhir 2-0 untuk El Real.
Pada pertandingan melawan Real Oviedo tersebut, Vinicius Junior dkk sukses mengemas tiga poin usai menang dengan skor 2-0. Gol pertama dilesakkan Gonzalo Garcia di menit ke-43 dan menyusul gol kedua oleh Jude Bellingham (79’).
Sementara di pertarungan tersebut, mantan penyerang Paris Saint Germain (PSG) bersama Lionel Messi dan Neymar Jr yang tampil dari bangku cadangan (bench) saat dipercaya Arbeloa masuk menggantikan Gonzalo Garcia pada menit ke-68.
Karena tampil kurang dari 30 menit dan menjadi pemain pengganti, Mbappe mengeluarkan uneg-unegnya pascalaga. Di hadapan media, penyerang berusia 27 tahun itu menyindir Alvaro Arbeloa yang menjadikannya penyerang pilihan keempat.
“Saya tidak diturunkan karena pelatih mengatakan bahwa saya adalah penyerang pilihan keempat dalam skuad malam itu, di bawah Gonzalo Garcia, Vinicius (Junior) dan (Franco) Mastantuono,” ujar striker timnas Prancis itu.
“Itu adalah keputusannya, dan kami harus menghormatinya,” lanjutnya, dilansir BolaSport.com dari L’Equipe dan Diario AS. Komentar Mbappe itu sampai ke telinga Arbeloa dan membuat pelatih interim Real Madrid tersebut mengirimkan balasan menohok.
Dalam konferensi pers pasca laga, Arbeloa menilai Mbappe tak paham dengan perkataannya, sehingga beranggapan dirinya menjadi penyerang keempat. Pelatih berusia 43 tahun itu bahkan merasa bersyukur jika timnya benar-benar punya empat penyerang di skuad seperti klaim Mbappe.
“Saya berharap saya punya empat striker. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak punya empat striker, dan saya tidak mengatakan itu,” ujarnya, dikutip dari Diario AS. “Dia mungkin tidak memahami (perkataan) saya. Saya benar-benar tidak yakin harus berkata apa (soal klaim itu).”
Arbeloa kemudian menegaskan jika Mbappe tak boeh mengeluh jika tak dimainkan sebagai starter olehnya. Pasalnya Arbeloa bertindak sebagai pelatih di mana dia punya privilese untuk menentukan pemain yang bertanding.
“Jika saya tidak memainkannya, dia tidak bisa bermain. Saya yang memutuskan, saya pelatihnya,” tegas Arbeloa. “Saya sudah berbicara dengannya tadi, dan saya tidak tahu bagaimana dia menafsirkannya.”
“Dia seharusnya tidak menjadi starter hari ini (lawan Oviedo) karena ini bukan masalah (laga) hidup atau mati,” terangnya. Usai membalas komentar Mbappe, Arbeloa mengungkapkan jika pemain Real Madrid lainnya juga mengeluhkan menit bermain.
Tetapi para pemain tersebut enggan mengungkapkannya ke publik seperti halnya eks megabintang PSG tersebut. Alvaro Arbeloa mengaku tak peduli dengan klaim maupun omongan orang lain terkait pemilihan pemain di pertandingan.
Segala sikap dan tindakan yang dilakukan Alvaro Arbeloa di Real Madrid sekarang ini, dirinya mengaku hanya ingin melakukan yang terbaik kepada klub di sisa waktunya sebagai pelatih interim Los Merengues. (net/bsc/das/le/kim/smr)





