Ini Sebab Marc Marquez Minta Klausul Pensiun di Kontrak Baru Bersama Ducati

Pembalap motor Marc Marquez menjadi sorotan lagi. Bukan lantaran aksinya di atas lintasan yang senantiasa memukau penggemar motor balap, melainkan karena isi kontrak barunya bersama brand motor Ducati yang dipakainya, sangat mengejutkan.

Semarak.co – Manajer senior MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan bahwa sang juara dunia MotoGP 2025 itu secara khusus meminta klausul pensiun dalam perjanjian perpanjangan kontraknya kepada Ducati untuk musim balap 2027-2028.

Bacaan Lainnya

Artinya, pembalap asal Spanyol tersebut ingin diberi kebebasan untuk mengakhiri kariernya kapan saja tanpa harus membayar penalti kontrak. Klausul yang diajukan Marc Marquez, boleh jadi, lantaran kondisi sang pembalap yang merasa tidak baik-baik saja.

Faktor klausul itu, pertama, seringnya cedera jadi faktor utama. Rangkaian cedera panjang menjadi alasan terkuat di balik permintaan ini. Marquez baru saja menjalani operasi pada bahunya, bukan yang pertama kali dan terpaksa absen di sejumlah seri MotoGP 2026.

Pernat menilai, tekanan fisik yang terus berulang membuat Marc mulai memertanyakan seberapa lama lagi ia bisa bertahan di level tertinggi. “Dia sudah merasakan absen dari banyak balapan, dan sekarang merasakannya lagi karena operasi,” ujarnya.

“Wajar kalau muncul pertanyaan apakah sudah saatnya berhenti,” ungkap Pernat, seperti dilansir Okezone.com dari Motogpnews pada 25 Mei 2026. Manajer senior MotoGP, Carlo Pernat, juga menilai Marc Marquez tidak akan bertahan lantaran faktor-faktor tersebut.

Kedua, insiden adik kandung Marc, Alex Marquez di Catalunya juga menjadi faktor terkuat. Faktor emosional turut bermain. Ya, jika menarik ke belakang pada MotoGP Catalunya 2026,  Alex Marquez mengalami kecelakaan horor hingga menderita patah tulang selangka.

Pernat menyebut momen yang dialami sang adik memerbesar tekad Marc untuk serius mempertimbangkan gantung helm. “Melihat saudaramu menabrak tembok seperti itu pasti membuatmu berpikir jauh lebih dalam,” ungkap Pernat.

Ketiga, Kontrak Baru. Meski begitu, bukan berarti Marc Marquez sudah siap pensiun dalam waktu dekat. Pernat menegaskan bahwa pembalap berusia 33 tahun tersebut masih menyimpan hasrat besar untuk berlaga di musim balapan 2027.

“Dia masih yang terkuat dari semuanya. Tapi jika dia menyadari tidak bisa berjuang untuk menang, saya rasa dia akan berhenti,” tambah Pernat. Marquez dikabarkan akan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua musim hingga MotoGP 2028.

Klausul pensiun dalam kontrak baru mengejutkan yang dimintanya tersebut menjadi semacam “jalan keluar terhormat” yaitu sebuah proteksi agar ia tidak terjebak dalam komitmen panjang jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

Absennya The Baby Alien di dua seri terakhir MotoGP 2026 juga praktis memersulit peluangnya dalam memertahankan gelar juara dunia musim ini. Menarik menanti saga keadaan Marquez antara perpanjang kontrak dengan Ducati atau pensiun. (net/ozc/mn/kim/smr)

Pos terkait