Vaksin untuk COVID-19 terus dikembangkan berbagai negara maju. foto: indopos.co.id

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengumumkan bahwa Jerman kemungkinan .mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 paling cepat Desember 2020 nanti. Jerman mengamankan lebih dari 300 juta dosis vaksin melalui Komisi Eropa, opsi bilateral dan kontrak, kata Spahn.

semarak.co-Menurutnya bahwa ini lebih dari cukup dan bahkan tersisa untuk berbagi dengan negara lain. “Ada alasan untuk merasa optimistis bahwa akan ada persetujuan vaksin di Eropa tahun ini. Dan kemudian kami dapat memulainya saat ini,” kata Spahn saat wawancara bersama grup penerbitan RedaktionsNetzwerk Deutschland.

Spahn mengatakan bahwa dirinya telah meminta negara bagian federal Jerman untuk menyediakan pusat vaksinasi pada pertengahan Desember dan bahwa ini berjalan dengan mulus. “Saya lebih memilih menyediakan pusat vaksinasi dalam beberapa hari lebih awal ketimbang vaksin yang disetujui yang tidak langsung digunakan,” ujarnya.

Sementara Inggris siap memberikan persetujuan regulator untuk vaksin COVID-19 milik Pfizer-BioNTech pekan ini bahkan sebelum Amerika Serikat (AS) mengizinkannya, demikian laporan situs Telegraph, Minggu (22/11/2020).

Mengutip sumber pemerintah, disebutkan bahwa regulator Inggris akan memulai penilaian resmi vaksin, buatan Pfizer dan BioNTech dan bahwa Layanan Kesehatan Masyarakat telah diinformasikan agar mengurus perizinan tersebut paling lama pada 1 Desember.

BACA JUGA :  Inggris Minta China Terbuka, China Ancam Boikot Australia Jika Didesak Investigasi Soal Asal Usul Virus Corona

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Jumat mengatakan akan membahas perihal persetujuan vaksin pada 10 Desember. Inggris pekan lalu secara resmi meminta regulator medis, MHRA, untuk meninjau kesesuaian vaksin Pfizer-BioNTech.

Inggris telah memesan 40 juta dosis dan berharap mendapatkan 10 juta dosis, yang cukup melindungi 5 juta orang, pada akhir tahun ini jika regulator menyetujui vaksin tersebut. (net/smr)

LEAVE A REPLY