Ahli flebotomi Jenee Wilson berbincang dengan Melissa Cruz, teknisi Unit Gawat Darurat Valley Medical Center yang sudah pulih dari penyakit virus corona akibat tertular dari seorang pasien, saat ia selesai menyumbangkan plasma orang sembuh di Central Seattle Donor Center of Bloodworks Northwest di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Jumat (17/4/2020), selama wabah COVID-19. Plasma dari orang yang sembuh akan digunakan dalam penelitian kemungkinan perawatan bagi para pasien virus corona. Foto: indopos.co.id

PT Kimia Farma siap untuk melakukan distribusi vaksin Covid-19 yang akan diproduksi oleh Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi. Hal ini perlu dibicarakan secara khusus karena ini menyangkut jumlah anggaran yang nanti akan tercukupi terkait vaksin ini untuk berapa orang.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, untuk distribusi vaksin Bio Farma, pada intinya karena Kimia Farma dan Indofarma merupakan anak dari Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi, Kimia Farma dan Indofarma memiliki jaringan distribusi di seluruh Indonesia yang sangat kuat sekali.

“Pada intinya baik Kimia Farma maupun Indofarma siap untuk melakukan distribusi (vaksin) tersebut,” ujar Verdi dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (28/7/2020).

Terkait rencana strategis dan mekanisme distribusi jika produksi vaksin Covid-19 ini selesai sesuai dengan target yang ditetapkan Bio Farma, selanjutnya Kimia Farma akan membicarakan dan mengkoordinasikan hal tersebut dengan Bio Farma dan pemerintah.

Selain itu, lanjut Verdi, mengenai mekanisme Kimia Farma nantinya juga akan berkoordinasi dengan Holding BUMN Farmasi, Kementerian BUMN, dan Kementerian Kesehatan. Dengan demikian hal tersebut merupakan hal terbaik bagi semua pihak.

Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Imam Fathorrahman menyampaikan, pengembangan vaksin ini juga menjadi salah satu strategi untuk menjadi solusi dalam menangani kasus Covid-19 mengingat bagaimanapun juga vaksin menjadi salah satu upaya preventif agar tidak terjangkit pandemi mematikan tersebut.

“Untuk vaksin karena kita juga memiliki jalur distribusi dan ritel, saya kira nanti vaksin yang akan diproduksi oleh Bio Farma sebagai holding BUMN Farmasi akan didistribusikan oleh Bio Farma khususnya pada distribusi trading dan ritelnya,” kata Imam di tempat yang sama.

Sedangkan produk-produk kuratif dalam penanganan wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19 tetap akan menjadi kelengkapan dalam varian-varian produk untuk menangani pandemi Covid-19 tersebut. (pos/smr)

LEAVE A REPLY