Nasabah melakukan transaksi di salah satu gerai ATM BNI di Jakarta, Kamis (28/5/2020). Foto: internet

Direktur Layanan dan Jaringan Bank BNI Ronny Venir mengingatkan akan adanya potensi kejahatan yang memanfaatkan kelemahan nasabah dalam menjaga data–data pribadinya. Guna menghindari maraknya aksi kejahatan digital seperti fake caller di Hari Lebaran, BNI ikut gencar mengedukasi nasabah untuk menjaga keamanan data pribadi.

semarak.co-Fake caller sendiri merupakan penipuan dengan menggunakan nomor telepon dan akun media sosial palsu. Saat menghubungi korban, pelaku kerap mengaku dari contact center sebuah bank dan meminta data pribadi. Metode demikan masuk ke dalam kategori social engineering.

Perlu diketahui, BNI atau petugas bank tidak pernah meminta data pribadi nasabah, seperti pin ATM, nomor kartu ATM, PIN mobile banking, atau nomor One Time Password (OTP).

Apabila terdapat kondisi yang mencurigakan, lanjut Ronny, terutama dari oknum yang mengatasnamakan BNI Call Center, nasabah diharapkan bersedia mengecek ke layanan BNI Call 1500046 yang siap melayani nasabah selama 24 jam sehari bahkan 7 hari dalam seminggu.

“BNI senantiasa mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan data digitalnya dan berhati-hati menggunakan VPN dan WiFi gratis karena dapat mengancam keamanan dari data digital Anda,” pesan Ronny dalam rilis humas BNI usai Buka Puasa Bersama secara virtual dengan media dihadiri secara daring Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta, Kamis petang (6/5/2021).

Layanan Digital BNI

Sementara itu, YB Hariantono menambahkan, secara keseluruhan transaksi digital BNI juga tercatat mengalami kenaikan secara signifikan. Pada layanan BNI Mobile Banking, hingga Kuartal I-2021, jumlah pengguna BNI Mobile Banking mencapai 8,56 juta atau tumbuh 58,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun nilai transaksi mencapai Rp 138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2% dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp 103 triliun. Jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI Mobile Banking mencapai 95 juta pada Kuartal I-2021 atau meningkat 50,4% dibandingkan Kuartal I-2020 yang mencapai 63 juta transaksi.

Tingginya animo pengguna BNI Mobile Banking didorong fitur –fitur terbaru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan di dalamnya. Antara lain seperti Biometric Login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit.

Lalu pengembangan e-wallet, hingga pengembangan QR payment. Berbagai inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI Mobile Banking pada Android Play Store dari 3,6 di Agustus 2020 menjadi 4,9 di Maret 2021.