Hadiri Makkah Halal Forum, Babe Haikal Sebut BPJPH Perkuat Peran Indonesia di Ekosistem Halal Global

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal saat mengikuti ajang internasional Makkah Halal Forum 2026 yang berlangsung pada 14-16 Februari 2026 di Makkah Chamber Exhibition and Events Center, kota Makkah, Arab Saudi.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ambil bagian pada ajang internasional Makkah Halal Forum 2026 di Makkah Chamber Exhibition and Events Center, kota Makkah, Arab Saudi, pada 14-16 Februari 2026 .

Semarak.co – Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal mengatakan momentum tersebut merupakan kesempatan strategis bagi BPJPH untuk diplomasi halal internasional, sebagai bagian dari upaya Indonesia dalam memperluas kerja sama jaminan produk halal internasional.

Bacaan Lainnya

“Partisipasi BPJPH pada Makkah Halal Forum 2026 jadi bagian strategi diplomasi halal Indonesia, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam pengembangan ekosistem halal global yang kredibel, transparan, dan berkelanjutan.” ungkapnya, dirilis humas BPJPH melalui WAGroup Media Halal Indonesia (BPJPH), Jumat (20/2/2026)

Babe Haikal menegaskan, Indonesia berpotensi besar menjadi pusat halal dunia, tidak hanya karena besarnya jumlah penduduk muslim saja. Namun, seiring penguatan sistem regulasi melalui implementasi Jaminan Produk Halal terintegrasi, semakin menguat pula ekosistem halal nasional.

Pada forum internasional tersebut, Kepala BPJPH juga menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara BPJPH dengan Saudi Halal Center (SHC) di bawah naungan Saudi Food and Drug Authority (SFDA).

Babe Haikal menambahkan, forum halal internasional yang digelar ketiga kalinya di Kota Suci Makkah ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide, tetapi juga menjadi wadah bagi kolaborasi strategis yang sangat oenting bagi masa depan industri dan perdagangan halal dunia.

“Kerja sama halal ke depan tidak cukup misalnya hanya pada saling keberterimaan atau pengakuan sertifikat saja, tetapi harus mengarah pada integrasi sistem, harmonisasi standar, dan penguatan ekosistem halal bersama. Indonesia siap menjadi mitra utama dalam membangun tata kelola halal global,” tegasnya. (hms/smr)

 

Pos terkait