Gelar RUPSLB, BNI Catat Kinerja Terus Pertumbuhan Kredit dan Perubahan Direksi

48
BNI berupaya meningkatkan volume transaksi dan kualitas layanan remitansinya dengan bergabung menjadi member eksklusif Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication - Global Payment Innovation (SWIFT GPI). BNI menjadi pioneer atau bank pertama yang “Go Live” SWIFT GPI di Indonesia sejak 8 Januari 2019. Per Desember 2018, BNI mencatatkan volume transaksi remitansi sebesar USD 85.3 Miliar, di mana volume tersebut tumbuh sebesar 14.2 % secara year on year. foto: dok humas BNI

PT Bank Negara Indonesia (BNI) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda utama, yaitu Evaluasi/Pemaparan Kinerja perseroan sampai Semester I -2019 dan perubahan susunan pengurus bank pelat merah ini.

RUPSLB mencatatkan kinerja korporasi pada paruh pertama I-2019, dimana terus pertumbuhan kredit yang solid sebesar 20% year on year (YOY), yaitu dari Rp457,81 triliun pada Semester I 2018 menjadi Rp 549,23 triliun pada Semester I 2019.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengutip, realisasi kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal dan seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global.

Adapun agenda kedua, lanjut Meiliana, RUPSLB memutuskan memberhentikan dengan hormat Marwanto Harjowiryono dari jabatan Komisaris Perseroan dan mengucapkan penghargaan serta terimakasih atas pengabdiannya selama menjabat di BNI.

Kemudian, memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto dari jabatan Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan serta mengucapkan penghargaan serta terimakasih atas pengabdiannya selama menjabat di BNI.