Dua Puisi Basuki Tri Andayani yang Diciptakan dalam Masa Isolasi Mandiri Covid-19

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Pegadaian Basuki Tri Andayani (berdiri) saat memberikan paparan pada pasa pelajar. Foto: Humas Pegadaian

I’m The Winner! No Time To Be a Loser

semarak.co-Karya Basuki Tri Andayani

Bacaan Lainnya

 

Sabtu setelah Jumat

Lima setelah empat

Hari yang berat

Hidung tersumbat

Nafas tersendat

Penciuman terhambat

Jika lemah wafat semakin dekat

 

Jiwa dan raga harus tetap kuat

Agar serangannya dapat disikat

Kalau memaksa pasti ku embat

Jiwa yang singgah jangan terburu berangkat

Di depan ada tulisan dilarang lewat

 

Tuhan, tolong wahai penyayang umat

Tambahkan aku waktu bertaubat

Dari maksiat juga khianat

Berikan waktu menjadi manusia bermanfaat

 

(Sebab Engkau tahu takdir ku sekarang

Kau ciptakan aku sebagai pemenang

Dan tak ada waktu untuk jadi pecundang)

#basabasukibukanbasabasi

 

Stay Positive

Basuki Tri Andayani

 

Sepuluh hari berlalu

Sebaris kata mengusik telinga

Masih positif, kabarnya

Tunggu berita baru

Lima hari lagi

 

Baiklah

Aku menunggu

Tanpa rasa cemas, tapi

Dengan pikiran  sikap dan tindakan

Tetap positif, bisik yang lainnya

 

Ah, ternyata hidup

bukan saja tentang pilihan

Tetapi juga tentang keikhlasan

Menerima pilihan

Yang dipilih atau dipilihkan

#basabasukibukanbasabasi

 

Dua puisi ini diciptakannya saat menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel di Jakarta dan www.semarak.co mengutip dari akun facebook pribadi Basuki Tri Andayani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *