Grafis ilustrasi kecanduan gadge atau ponsel. Freepik/foto: avesiar.com

Keberadaan gadget di dalam rumah tangga harus disikapi dengan baik oleh para orang tua. Karena, jika gadget digunakan oleh anak-anak dengan tanpa control dan aturan sesuai usianya serta kebutuhannya, justru akan berdampak buruk.

semarak.co-Anda sebagai orang tua mungkin juga merasa bahwa terkadang atau bahkan sering, menjadikan gadget senjata ampuh untuk membuat anak tenang sekaligus betah di rumah. Yang berbahaya, jika hal ini terlalu sering dilakukan, justru dapat menyebabkan anak kecanduan gadget.

Kecanduan gadget pada anak adalah hal yang berbahaya. Pasalnya, kebiasaan main gadget terus-terusan akan berdampak buruk pada kesehatan anak dalam jangka panjang. Untuk itu Anda para orang tua perlu mendeteksi tanda ketika anak kecanduan gadget dan bagaimana mencegahnya, seperti dikutip dari Hello Sehat.

Berbagai tanda anak kecanduan gadget

Di masa perkembangan anak 6-9 tahun, biasanya si kecil mulai mengenal gadget. Sayangnya, tidak semua anak bisa menggunakan dengan gawai tersebut dengan bijak. Main gadget yang terlalu sering dapat membuat anak kecanduan pada benda tersebut.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of The International Child Neurology Association, kecanduan pada gadget bisa dialami oleh anak pada usia berapa pun. Hal ini pun berlaku pada anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar atau SD.

Salah satu ciri khas dari anak yang kecanduan gadget yakni hampir tidak pernah bisa ‘melepaskan diri’ dari gadget. Sebagai contoh, anak selalu mengambil gadget-nya ketika bangun tidur dan makan di meja dengan mata yang terpaku ke layar.

Kegiatan yang dilakukan anak dengan gadget pun bisa beraneka ragam, seperti bermain game, menonton youtube, atau sekedar membuka-buka aplikasi.

Tanda anak kecanduan main gadget

Anak yang terlalu sering main gadget dapat mengalami berbagai gejala gangguan fisik. Gejala gangguan fisik tersebut meliputi susah tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan pengelihatan, sakit kepala, dan gangguan nutrisi.

Secara psikologis, anak terlalu sering main gadget juga mudah merasa cemas, sering bohong, memiliki perasaan bersalah, dan rasa kesepian. Bahkan, tak sedikit dari anak-anak yang kecanduan gadget memilih untuk mengisolasi dirinya, sering mengalami perubahan mood yang sangat cepat.

Sebagai orang tua, Anda sebaiknya mulai berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadget-nya. Misalnya saat anak enggan pergi ikut berbelanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama karena tidak mau melewati aktivitasnya dengan gadget.

Ini menandakan bahwa fokus anak hanya ada pada gadget–nya. Situasi ini tidak baik bagi perkembangan anak dan mungkin menjadi pertanda anak telah kecanduan gadget. Umumnya, tanda atau gejala kecanduan gadget pada anak yakni:

  • Keasyikan bermain gadget dan lupa waktu.
  • Menunjukkan kegelisahan ketika tidak bermain gadget.
  • Semakin lama durasi bermain gadget-nya semakin bertambah.
  • Gagal untuk mengurangi atau berhenti bermain dengan gadget.
  • Kehilangan ketertarikan dengan dunia luar.
  • Tetap menggunakan gadget meskipun mengetahui konsekuensi negatif yang akan didapatkan.
  • Berbohong mengenai lama penggunaan gadget ke orang tua.
  • Pakai gadget untuk mengalihkan perasaan.

Dampak anak kecanduan main gagdet

Anda tentu menyadari bahwa bermain gadget bisa memakan waktu berjam-jam. Bahkan, Anda bisa menghabiskan seharian penuh berkutat dengan gadget selama hari libur. Hal ini tentunya membuat Anda jadi tidak produktif, bukan? Nah, bukan hanya orang dewasa, rupanya anak-anak bisa mengalami hal yang sama.

Membiarkan anak main gadget tanpa aturan bisa membuatnya jadi kecanduan pada gadget sehingga memberikan dampak buruk bagi dirinya. Beragam permainan dan hal-hal menarik yang ada pada gadget bisa membuat anak terus ketagihan untuk memainkannya.

Anak yang kecanduan gadget cenderung menarik diri dari lingkungan dan lebih sibuk dengan gadget-nya. Saat Anda meminta anak untuk berhenti main gadget, ia akan menolak, marah, dan mengamuk.

Perlu Anda ketahui bahwa kecanduan gadget pada anak akan berdampak buruk pada kesehatannya. Saat memainkan gadget, anak tidak akan peduli dengan jarak pandang, postur tubuh, dan juga pengaturan cahaya.

Hal tersebut dapat menurunkan kesehatan mata, menyebabkan nyeri pada tubuh, bahkan membuat anak jadi tidak aktif. Anak-anak seharusnya aktif bergerak, menjelajahi lingkungan, berinteraksi dengan teman seumurannya, tapi malah sibuk dengan gadget.