Dari Kopdes Merah Putih hingga Pesantren, LPDB Koperasi Dorong Ekonomi Desa dan Generasi Tangguh

Wamenkop Farida Farichah foto bersama saat kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Mangga Dua di Sumut didampingi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman. Foto: humas LPDB

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperluas perannya sebagai katalis penguatan ekonomi kerakyatan, tidak hanya melalui pendanaan koperasi desa, tetapi juga lewat penguatan sumber daya manusia generasi muda.

Semarak.co – Komitmen ini tercermin dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Mangga Dua di Sumatera Utara (Sumut) didampingi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan pendanaan LPDB Koperasi sebagai penggerak usaha produktif koperasi desa. Wamenkop Farida menekankan, KDKMP memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Wamenkop Farida menekankan akses pendanaan LPDB dapat membantu koperasi desa mengembangkan usaha produktif, khususnya sektor pertanian. Sebelum mengajukan permohonan pendanaan, setiap koperasi harus terdaftar pada Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (Simkopdes).

Pendanaan dari LPDB Koperasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan unit usaha koperasi, khususnya di sektor riil yang berdampak langsung pada ekonomi warga. LPDB Koperasi sebagai lembaga pembiayaan koperasi milik pemerintah terus mendorong agar koperasi desa memanfaatkan akses pendanaan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Dukungan pembiayaan ini tidak hanya berfungsi sebagai modal usaha, tapi juga sebagai instrumen penguatan ekosistem ekonomi desa berbasis gotong royong. Pemerintah menargetkan tahap pertama operasionalisasi 27 ribu kopdes merah putih pada April 2026 yang secara bertahap akan diperluas hingga 80 ribu koperasi di akhir tahun.

Saat ini, pembangunan fisik koperasi masih berlangsung dengan menyiapkan tujuh gerai wajib, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin (cold storage), serta sarana logistik.

Tidak berhenti pada penguatan koperasi desa, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman juga melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasannah, Medan, dengan menggelar sesi berbagi motivasi bersama para santriwati.

Dalam sesi tersebut, Deva menyampaikan bahwa terdapat dua pilar utama yang penting dimiliki generasi muda untuk meraih kesuksesan di era modern, yakni resiliensi atau ketangguhan dalam menghadapi tantangan global, serta semangat koperasi yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kolaborasi, dan keberlanjutan usaha.

“Di tengah perubahan global yang cepat, generasi muda harus tangguh, berani beradaptasi, dan tetap menjunjung nilai kebersamaan. Semangat koperasi mengajarkan kita bahwa kesuksesan bukan hanya soal individu, tetapi tentang tumbuh bersama,” ujar Deva.

Selain itu, Deva juga membagikan berbagai tips praktis dalam membangun karier, mulai dari pentingnya bersikap profesional, memiliki integritas, hingga keberanian untuk melangkah dan mandiri dalam menentukan masa depan. Para santriwati didorong untuk percaya diri mengambil peran strategis, baik sebagai pelaku usaha, profesional, maupun pemimpin di masa depan.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasannah Ustadz KH. Miftakhuddin, Wakil Direktur Ustadz KH. Solihin Adin yang secara aktif mendukung penguatan pendidikan karakter dan kemandirian santri.

Sebagai lembaga pembiayaan koperasi, LPDB Koperasi berkomitmen mendukung penguatan koperasi pondok pesantren (Kopontren) sebagai fondasi lahirnya generasi pemimpin perempuan yang berdaya saing, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Melalui sinergi pendanaan koperasi dan penguatan kapasitas generasi muda, LPDB Koperasi terus mendorong lahirnya ekosistem koperasi yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan tantangan masa depan,” Deva Rachman dirilis humas LPDB usai acara melalui WAGroup Media LPDB Koperasi, Minggu (1/2/2026). (hms/smr)

Pos terkait