Petinju Jorge Chavez membungkam Manuel Flores lewat kemenangan angka pada laga ulang kelas bantam super (55,3 kg) World Boxing Association (WBA) untuk menjaga rekor tak terkalahkan di Acrisure Arena, Amerika Serikat.
Semarak.co – “Kali ini tidak ada keraguan. Saya harus tampil lebih aktif dan unggul dalam jab,” kata Jorge Chavez, seusai kemenangan seperti dilansir Antaranews.com dari laman resmi WBA yang dipantau di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Jorge Chavez mencatat kemenangan penting dalam karier profesionalnya dengan mengalahkan Manuel Flores. Dalam pertarungan 10 ronde itu, “El Nino Dorado” unggul di ketiga kartu juri dengan skor 96–94, 97–93, dan 98–92.
Hasil itu memastikan Chavez mempertahankan rekor tak terkalahkan menjadi 15 kemenangan dengan delapan knockout (KO) dan satu hasil imbang, sekaligus merebut gelar juara kelas bantam super WBA Continental USA.
Bagi Chavez, kemenangan itu merupakan pembuktian dominasinya di ring tinju kelas bantam super. “Saya menghormati Manny, tetapi malam ini saya membuktikan diri sebagai yang terbaik di kelas 122 pon,” katanya.
Laga tersebut menjadi pertemuan kedua antara Chavez dan Flores setelah pertarungan keduanya dinyatakan oleh juri/wasit berakhir imbang mayoritas dalam pertandingan pertama pada bulan Juli 2025, tahun silam. Sejak itu mereka ingin melakukan tanding ulang.
Berbeda dengan duel setahun sebelumnya yang memicu kontroversi, Jorge Chavez kali ini tampil percaya diri, lebih dominan dan mampu mengamankan kemenangan tanpa menyisakan keraguan di penilaian juri.
Sejak ronde awal, Flores berupaya menekan dengan mengandalkan kekuatan pukulan dari posisi kidal. Namun, Chavez mampu mengantisipasi strategi dengan pergerakan menyamping yang aktif serta kombinasi pukulan cepat, sehingga kerap menggagalkan serangan lawannya.
Memasuki ronde-ronde akhir, Flores mulai terlihat kelelahan dan kesulitan menguasai ring. Chavez memanfaatkan situasi tersebut dengan melancarkan sejumlah hook kiri yang efektif pada ronde delapan, sembilan, dan 10, yang memperlebar keunggulannya hingga akhir laga.
Dengan kemenangan itu, Jorge Chavez disebut semakin diperhitungkan oleh lawan-lawannya dalam peringkat WBA dan berpeluang menjadi salah satu penantang utama di kelas super bantam menjelang musim kompetisi 2026.
Sementara itu, kekalahan Manuel Flores menjadi kemunduran bagi petinju Amerika Serikat yang kini memiliki catatan 20 kemenangan, dua kekalahan, dan satu kali imbang, dengan 16 kemenangan dengan Knock out (KO).
Yang menarik, kemenangan Jorge Chaves dinilai dapat menghambat upaya “Guccy Manny” untuk segera mendapatkan kesempatan bertarung di laga yang jauh lebih besar, yakni untuk memperebutkan gelar juara dunia. (net/anc/wba/kim/smr)





