Cara Cepat Mendapatkan Lailatul Qadar

Oleh anonim *

semarak.co-Maksimalkan malam untuk beribadah (khususnya shalat). Malam tidur seperti biasa lalu bangun walau 1 atau 2 jam, lakukan setiap malam khususnya di malam-malam ganjil di sepuluh terakhir bulan ramadhan. Maka insya Allah kita akan mendapatkan Lailatul Qadar.

Nabi ﷺ telah memberikan teladan,

كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره وأحيا ليله وأيقظ أهله

“Nabi ﷺ jika memasuki sepuluh (terakhir Ramadhan) beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”) HR. Bukhari & Muslim)

Amalan Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar (Yã Hayyu Yã Qayyûm)

Ijazah yang Luar biasa dari Al-A’llamah Al-Habib Muhammad bin Abdullah Bilfaqih RA yang mana Salah Satu Fadhilah Ijazah Wirid ini yaitu supaya bisa mendapatkan kemuliaan malam 1000 bulan yaitu Malam Lailatul Qodar.

قال النبي صلى الله عليه وسلم”من قرأ يا حي يا قيوم مائة مرة فى شهر رمضان ادرك ليلة القدر – الحديث او كما قال –

“Barang siapa yg Membaca Setiap Hari YÃ HAYYU YÃ QOYYÛM 100 Kali pada Bulan Ramadhan niscaya dia Akan Mendapatkan Lailatul Qadar…”

Sejarah mencatat terjadinya lailatul qadar. Malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir ramadhan.

Nabi ﷺ menjelaskan,

تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari & Muslim)

Tepatnya pada malam-malam yang ganjil di antara malam-malam yang sepuluh tersebut, sebagaimana sabda Nabi ﷺ,

تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان

BACA JUGA :  Jelang Pemilihan Ketua Koordinatoriat Wartawan Jakut, PWI Jaya: Lapor Bila Alami PHK

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Pernah di suatu tahun pada zaman Nabi ﷺ Lailatul Qadar jatuh pada malam 21, sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri bahwa di pagi hari tanggal 21 Ramadhan tahun itu Rasulullah ﷺ bersabda,

إني رأيت ليلة القدر

“Sesungguhnya aku diperlihatkan Lailatul Qadar (malam tadi).” (HR.Bukhari & Muslim). Pernah pula di suatu tahun Lailatul Qadar jatuh pada malam 27. Ubay bin Ka’ab berkata,

والله إني لأعلمها وأكثر علمي هي الليلة التي أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم بقيامها هي ليلة سبع وعشرين

“Demi Allah aku mengetahuinya (Lailatul Qadar), perkiraan saya yang paling kuat dia jatuh pada malam yang Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk bangun malam di dalamnya, yaitu malam dua puluh tujuh.” (HR. Muslim)

Pada tahun yang lain, Rasulullah ﷺ memerintahkan para sahabatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada tujuh malam terakhir dari bulan Ramadhan,

فمن كان متحريها فليتحرها في السبع الأواخر

“Barang siapa yang ingin mencarinya (Lailatul Qadar) hendaklah ia mencarinya pada tujuh malam terakhir (dari bulan Ramadhan).” [HR. Bukhari & Muslim]

Cara memadukan antara hadits-hadits tersebut di atas adalah dengan mengatakan bahwa Lailatul Qadar setiap tahunnya selalu berpindah-pindah dari satu malam yang ganjil ke malam ganjil lainnya, akan tetapi tidak keluar dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan (Lihat kitab Fathul Bãri karya Ibnu Hajar, dan Asy-Syarhu Al-Mumti’ 6/493-495)

Tanda-Tanda Lailatul Qadar:

  1. Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda,
BACA JUGA :  Sudah Cukup Bapak Presiden

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath-Thayalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqah atau terpercaya)

  1. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
  2. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.
  3. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah bersabda yang artinya,

“Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim)

Beginilah Tanda-Tanda Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qadar:

As-Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani dalam kitab Al-Ghunyah juz 2 hal. 23, beliau berkata, “Dikatakan bahwasannya Malaikat Jibril AS jika turun dari langit pada malam Lailatul Qadar… Tidak akan membiarkan seorang manusia-pun kecuali Malaikat Jibril akan mengucapkan salam dan menjabat tangannya. Dan tanda seseorang yang telah mendapat salam dan berjabat tangan dengan Malaikat Jibril adalah,

  1. Bergetar kulitnya,
  2. Hatinya lembut tipis (mudah menangis), dan
  3. Air matanya senantiasa bercucuran.

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻘﺎﺩﺭ ﺍﻟﺠﻴﻼﻧﻲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻐﻨﻴﺔ ، ﺝ ٢ ، ﺻﺤﻔﺔ ٢٣:

ﻭﻗﻴﻞ: ﺇﻥ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﺇﺫﺍ ﻧﺰﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﻻ ﻳﺪﻉ ﺃﺣﺪﺍً ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺇﻻ ﺳﻠﻢ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺻﺎﻓﺤﻪ ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺫﻟﻚ ﺍﻗﺸﻌﺮﺍﺭ ﺟﻠﺪﻩ ﻭﺗﺮﻗﻴﻖ ﻗﻠﺒﻪ ﻭﺗﺪﻣﻴﻊ ﻋﻴﻨﻴﻪ.

BACA JUGA :  Dewas BPJS Ketenagakerjaan Gelar Seminar, Kembangkan Strategi Lewat Kolaborasi dan Inovasi

Kenapa allah ﷻ merahasiakan lailatul qadar?

Hikmah dirahasiakannya Malam Lailatul Qadar adalah agar amal ibadah kita lebih banyak. Sebab dengan dirahasiakannya kapan waktu Lailatul Qadar, kita akan terus memperbanyak shalat, dzikir, doa dan membaca Al-Qur’an di sepanjang malam-malam di bulan Ramadhan, terlebih di sepuluh terakhir bulan Ramadhan terutama malam yang ganjil.

Sebagai ujian dari Allah ﷻ, untuk mengetahui siapa diantara para hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam mencari Lailatul Qadar . (Majãlisu Syahri Ramadhãn hal. 163)

Maka seharusnya kita berusaha maksimal pada sepuluh hari itu; menyibukkan diri dengan beramal dan beribadah di seluruh malam-malam itu agar kita bisa menggapai pahala yang agung itu.

Mungkin saja ada orang yang tidak berusaha mencari Lailatul Qadar melainkan pada satu malam tertentu saja dalam setiap Ramadhan dengan asumsi bahwa Lailatul Qadar jatuh pada tanggal ini atau itu, walaupun dia berpuasa Ramadhan selama 40 tahun, barangkali dia tidak akan pernah sama sekali mendapatkan moment emas itu. Selanjutnya penyesalan saja yang ada…

Semoga kita mampu menghidupkan malam-malam ramadhan, sehingga kita mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar.

Aamiin…

#perbanyakdoa

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

*) penulis anonym. Artikel ini dicopas dari share berantai tanpa ada nama penulisnya.

 

sumber: di WAGroup MD.Rogo Sukmo P.Kyai San3 (post Rabu 28/4/2021-mamaksalehdauz)

LEAVE A REPLY