Kalangan selebriti seperti Halsey, Lil Yachty, Nick Cannon, dan banyak lainnya ikut turun ke jalan untuk aksi protes atas kematian warga kulit hitam, George Floyd di tangan polisi Minneapolis Amerika. Foto: indopos.co.id

Buntut kematian warga Amerika Serikat (AS) George Floyd oleh polisi Minneapolis Amerika, banyak selebriti AS yang menyuarakan pendapat mereka di media sosial atas kasus kematian seorang warga kulit hitam itu. Selebriti itu meminta agar kekerasan dan rasisme segera diakhiri.

semarak.co– Beberapa bahkan turun ke jalan untuk ikut serta dalam aksi protes yang dilaksanakan di 17 kota di AS. Dilansir Variety, beberapa seniman seperti Halsey, Lil Yachty, Nick Cannon, dan banyak lagi turun ke jalan bersama para pengunjuk rasa. Lil Yachty mengunggah video dirinya saat sedang melakukan aksi protes.

“Aku merasa kita harus membela sesuatu atau kita kita akan jatuh karena sesuatu, kalian tahu apa yang aku katakan?” serunya. Dalam unggahan itu dia menulis, “Aku tidak berbeda dengan orang berikutnya. Setiap suara penting dan harus didengar”.

Nick Cannon mengunggah foto dirinya yang berada di tengah kerumunan mengenakan hoodie hitam bertuliskan kalimat terakhir Floyd, ‘Tolong, Aku Tidak Bisa Bernafas’.

“Mereka akan mendengarkan kita dengan keras dan jelas,” tulis Nick dalam unggahannya. Dia juga mengunggah pesan panjang dalam video berisi kalimat-kalimat protes tentang perbudakan dan pandemic wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Halsey, yang juga ikut turun ke jalan mengatakan dia terkena peluru karet yang ditembakkan oleh polisi selama aksi protes di Los Angeles. Ia membagikan kisahnya dalam unggahan foto-foto di Instagram Story-nya.

Tinashe mengunggah foto dan video dirinya yang berbaris di Beverly Hills dan di jalan bebas hambatan Los Angeles. “Protes yang aku ikuti kemarin di DTLA tanpa kekerasan. Kami ada di sana untuk memprotes kebrutalan polisi dan kehidupan warga kulit hitam, titik,” tulis Tinashe dalam unggahannya.

Rapper Chika mengatakan bahwa dia ditahan karena menolak untuk dibubarkan. Ia menambahkan bahwa protes di Los Angeles berjalan damai sampai penegak hukum diduga mulai memukuli pengunjuk rasa. (ind/smr)

LEAVE A REPLY