BNN: Rokok Merupakan Salah Satu Penyebab Pintu Masuk Narkoba

” Banyak narkoba yang cara mengonsumsinya sama dengan teknik-teknik merokok, dibakar dan diisap asapnya, ” kata Ali di Yogyakarta, Minggu (27/11).

Ali menyampaikan tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin tinggi. Pada 2015, prevalensi penyalahgunaan narkoba pada umur 10 th. hingga 59 tahun mencapai 4, 2 juta jiwa atau 2, 18 %. ” Hal ini mengakibatkan Indonesia menjadi negara sasaran peredaran gelap narkoba, ” ujarnya.

Menurut Ali, BNN telah menemukan narkoba yang diekstrak jadi beberapa barang konsumsi yang umum dipakai masyarakat, termasuk kue yang mengandung tetrahydrocannabinol (THC). BNN juga menemukan jenis tembakau yang disebut Tembakau Super Cap Gorila yang mengandung zat ” AB-CHMINACA “. Zat itu berjenis synthetic cannabinoid.

Ali Djohardi Wirogioto menjadi pembicara pada salah satu sesi panel dalam |3rd Indonesian Conference on Tobacco or Health ” (ICTOH) di Yogyakarta. Pada sesi itu, pembicara lainnya yaitu Ketua Perkumpulan Promotor serta Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yayi Suryo Prabandari serta Kelompok Kerja Pengendalian Tembakau Ikatan Dokter Indonesia dr Adi Nurhidayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *