Sirkulasi udara masuk dan keluar yang baik akan menghasilkan penyebaran udara kabin lebih efisien seperti dilakukan pada pesawat Batik Air Lion Air Group. Foto: humas Lion Air

Batik Air member of Lion Air Group memberikan keterangan terkini sehubungan peningkatan prosedur sterilisasi dan kebersihan pesawat udara jet yang dioperasikan, yakni 2 Airbus 320 dan 2 Boeing.

semarak.co– Batik Air menerapkan tingkat kebersihan pesawat udara melalui peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dilaksanakan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) member of Lion Air Group dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Batik Air berada.

Pengerjaan kebersihan secara terstruktur meliputi ruang kemudi (flight deck), dapur (galley), kamar kecil (lavatories), termasuk pintu, pegangan pintu, wastafel dan tempat sampah; alas makan dan pegangannya, lalu fasilitas hiburan (in-flight entertainment) termasuk remote control, pegangan pembuka rak bagasi kabin (luggage storage bin handle).

Kemudian overhead lighting, ventilasi udara dan call button; sandaran kursi; penutup tempat duduk (seat covers), sabuk pengaman (seatbelts), sandaran kepala tempat duduk (seat headrests), karpet lantai, jendela dan penutup jendela, fasilitas penumpang lainnya, yaitu ruang kargo (cargo compartment) dan lainnya.

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Batik Air menyampaikan bahwa pesawat jet Airbus dan Boeing yang dioperasikan termasuk kategori generasi modern yang memiliki sistem penyaringan udara kabin dan partikel yang kuat, yakni dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter.

“Sirkulasi udara masuk dan keluar yang baik akan menghasilkan penyebaran udara kabin lebih efisien. HEPA filter merupakan sistem yang dalam membantu menjaga tingkat kebersihan udara di dalam kabin,” ujar Danang dalam rilis Humas Lion Air Group, Sabtu (8/8/2020).

Perangkat tersebut, kutip Danang, terpasang dan bekerja menggunakan sejumlah metode filtrasi yang menyaring lebih dari 99,9% jenis partikel dalam berbagai ukuran, termasuk virus, kuman dan bakteri.

Dalam menjaga udara di kabin bersih dan segar, udara diperbarui sepenuhnya setiap 2-3 menit. Melalui HEPA filter bahwa pola aliran membatasi terjadinya percampuran udara di dalam kabin yaitu aliran udara dari atas ke bawah yang dapat mengurangi penyebaran virus/ bakteri.

“Untuk udara dari toilet dan dapur langsung dialirkan ke luar pesawat. Teknologi yang terpasang dan berbagai tindakan preventif dari Batik Air akan memberikan optimis bahwa perjalanan udara perlahan mulai kembali,” terang dia.

Dengan harapan, lanjut dia, penumpang dapat memulai kembali perjalanan dengan percaya diri atau tanpa ragu-ragu (resume their journeys with confidence), karena ada sistem terkoordinasi yang dirancang untuk membantu menjaga sirkulasi udara tetap aman selama masa waspada pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaan penerbangan, Batik Air tetap mengutamakan operasional yang memenuhi aspek keselamatan, keamanan termasuk dalam masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). (smr)

LEAVE A REPLY