Penyerahan bantuan dua ekor sapi dari RNI kepada perwakilan Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. foto: humas RNI

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menyalurkan 146 ekor hewan kurban ke sejumlah provinsi di Tanah Air. Penyaluran hewan kurban ini dalam rangka perayaan hari raya Idul Adha 1441 H yang jatuh pada Jumat (31/7/2020), serta guna membantu masyarakat yang membutuhkan terutama yang ada di pelosok daerah.

semarak.co– Penanggungjawab Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) RNI Yan Satyananda mengatakan, tahun ini RNI menyalurkan 146 ekor hewan kurban dengan prioritas penyaluran ke wilayah-wilayah pelosok Tanah Air di sejumlah provinsi.

Di antaranya, rinci Yan, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatra Selatan, serta Solok Selatan Sumatra Barat. Hal tersebut sebagai bentuk pemerataan agar daging kurban tidak terkonsentrasi di daerah perkotaan.

“Apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini, dimana daya beli masyarakat sedang menurun sehingga jumlah pemotongan hewan kurban diprediksi tidak sebanyak tahun sebelumnya,” ujar Yan dalam rilis Humas RNI, Sabtu (1/8/2020).

Ini, kata Yan, merupakan bagian dari aktivitas Bina Lingkungan RNI yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Semangat kami adalah untuk membantu dan berbagi terutama membantu saudara-saudara kita yang ada di pelosok, di sekitar kebun, dan pabrik yang tidak banyak tersentuh bantuan hewan kurban,” ucapnya.

Sebanyak 146 ekor hewan kurban tersebut terbagi atas 37 ekor sapi dan 109 kambing/domba. Pendistribusiannya dilakukan melalui anak perusahaan serta kantor perwakilan cabang perdagangan dan distribusi RNI yang ada di seluruh provinsi.

“Hewan kurban ada yang langsung dipotong di lingkungan anak perusahaan, pabrik, dan cabang lalu didistribusikan dalam bentuk daging kepada masyarakat desa penyangga sekitar kebun, pabrik, dan kantor.  Selain itu ada yang disalurkan dalam bentuk hewan ke yayasan, panti asuhan, dan pemerintah desa,” ujarnya.

Proses pemotongan hewan dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar, baik secara syariat maupun peraturan daerah setempat. “Sehubungan dengan kondisi kedaruratan Covid-19 yang masih terjadi saat ini maka kami fokus pada penerapan protokol Covid yang ketat dalam aktivitas pemotongan serta pembagian daging,” ujarnya.

Yan berharap aktivitas Bina Lingkungan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi sarana untuk membangun hubungan baik antara RNI melalui aktivitas bisnisnya dengan masyarakat sekitar.

“Bantuan hewan kurban ini merupakan agenda rutin perusahaan setiap Idul Adha, kami bersyukur apabila aktivitas sosial ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Barsuni, Kepala Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan terima kasih atas bantuan 2 ekor sapi yang diterima desanya.

Ia mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan adanya bantuan ini mengingat lokasi desa yang merupakan wilayah transmigran tersebut berada dipelosok atau sekitar 200 km dari Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (smr)

LEAVE A REPLY