Bantu Guru di Sumatra dan Aceh, JSIT Indonesia Salurkan Donasi Rp1,1 Miliar melalui BAZNAS

BAZNAS menerima sedekah kemanusiaan bencana Sumatra dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia sebesar Rp1,1 miliar.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerima sedekah kemanusiaan bencana Sumatra dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia sebesar Rp1,1 miliar. Sedekah ini untuk membantu para guru, siswa, dan juga sekolah swasta yang turut terdampak bencana.

Semarak.co – Ketua BAZNAS Noor Achmad atau Kiai Noor berterima kasih kepada JSIT atas kerja sama yang tidak pernah putus dalam kepedulian mereka membantu rakyat Palestina maupun membantu korban bencana.

Bacaan Lainnya

“Kami tentu akan menyalurkan ini secara profesional, amanah dan juga tadi ada amanat khusus bahwa donasi ini harapannya ingin diberikan kepada guru-guru yang di sana,” ujar Kiai Noor, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Kamis (25/12/2025).

Menurut Kiai Noor, apa yang dilakukan JSIT merupakan contoh yang baik bagaimana jaringan sekolah-sekolah swasta se-Indonesia turut memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah swasta di daerah bencana yang ikut terdampak.

Karena untuk sekolah swasta ini, baik gedung maupun bayaran para pendidik mengandalkan SPP dari orangtua murid. Sehingga ketika terjadi bencana kegiatan belajar mengajar harus berhenti karena bangunan sekolah yang rusak, peralatan dan buku-buku yang juga ikut terdampak.

Kiai Noor menambahkan, dampak bencana yang begitu besar tidak hanya membuat para korban kehilangan rumah mereka, tetapi juga tempat mereka mencari nafkah. Mereka yang biasa bekerja di sawah ataupun ladang, harus menganggur karena sawah dan ladang yang lenyap.

“Jadi tuntutan mereka sekarang ini meminta pekerjaan, banyak orang-orang kehilangan pekerjaan akibat bencana ini. Sedangkan untuk makan mereka jawab ada karena setiap saat dibantu oleh BAZNAS,” ujarnya.

Begitu juga dengan anak-anak sekolah yang terpaksa harus berhenti karena gedung sekolah yang rusak, seragam yang hilang, peralatan yang rusak dan buku-buku yang tertimbun lumpur. “Jadi kami juga akan membangun sekolah sementara, begitu juga membangun mushola sementara,” sambung Kiai Noor.

Ketua Umum JSIT Ahmad Fikri menyampaikan, sedekah yang diberikan merupakan hasil penggalangan dana dari seluruh jaringan sekolah yang tergabung se-Indonesia dalam JSIT.

“Alhamdulillah hari ini JSIT Indonesia  donasi kemanusiaan untuk saudara-saudara  di Sumatera dan Aceh. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat, utamanya buat para guru yang membutuhkan bantuan, karena yang lain sudah ada yang memperhatikan, kita ingin fokus kepada guru dan  sekolah,” ujar Fikri.

Donasi ini kata dia, adalah sebuah kontribusi dari seluruh siswa, guru, dan orang tua yang ada di anggota JSIT Indonesia untuk memberikan bantuannya meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana.

Fikri juga berharap sekolah-sekolah yang lain dapat melakukan hal serupa, agar pendidikan di wilayah terdampak bencana dapat segera pulih dan para siswa dapat kembali bersekolah dan belajar dengan baik.

“Mudah-mudahan ini juga terus bisa bertambah karena mengingat terlalu dalam dan terlalu besar dampak bencananya. Kami percaya, kami yakin BAZNAS bisa membantu kami untuk menyampaikan ini kepada guru-guru yang ada di sana dan sekolah-sekolah di sana,” kata Fikri. (hms/smr)

Pos terkait