Petenis termuda di peringkat 100 besar, Iva Jovic menyebabkan salah satu kekalahan petenis unggulan ke-29, yakni sukses menenggelamkan petenis unggulan ketujuh, Jasmine Paolini dengan 6-2, 7-6 di babak ketiga Australian Open 2026.
Semarak.co – Hasil itu membawa petenis berusia 18 tahun memasuki pekan kedua Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya pada percobaan keenam. Kemenangan itu juga merupakan kemenangan pertamanya atas petenis peringkat 10 besar pada percobaan keempat.
Dua dari tiga kekalahan tersebut terjadi ketika melawan petenis berkebangsaan Italia, Paolini di Indian Wells dan US Open musim lalu. “Saya sudah menginginkan kemenangan ini sejak lama,” seru Jovic dengan bangga.
“Saya mengalami beberapa kekalahan yang berat. Saya sangat senang bisa melewati rintangan itu dan meraih kemenangan hari ini,” Dalam konferensi persnya, petenis AS mengungkap, dia telah menerima beberapa “tips yang sangat berharga”. Demikian dilansir Ligaolahraga.com pada 25/1/2026.
Tips itu dia dapat dari mantan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic, dalam percakapan sehari sebelumnya untuk diterapkan dalam permainannya. Petenis berusia 18 tahun, putri dari ayah Serbia dan ibu Kroasia, masih sangat terhubung dengan akar budayanya.
Ia mengunjungi Serbia setiap tahun, baik ibu kota Beograd maupun kota Leskovac di selatan, tempat dia memiliki keluarga besar. Hubungan dengan salah satu atlet Serbia terhebat sepanjang masa adalah hal yang wajar, meskipun ia masih merasa hal itu seperti mimpi.
“Itu benar-benar gila,” lanjut Jovic. “Anda selalu memikirkan momen-momen di mana anda akan bertemu idola anda dan menurut saya terkadang bagi sebagian orang, itu bisa sedikit mengecewakan jika mereka mungkin tidak sebaik atau seterbuka yang anda harapkan. Saya rasa itu sering terjadi, di mana anda melihat, oh, wow, itu jelas tidak seperti yang terlihat di TV.”
“Menurut saya, ia bahkan lebih baik dan lebih perhatian di luar kamera daripada yang digambarkan. Itu luar biasa. Maksud saya, ia sangat cerdas dan pintar dan benar-benar ingin membantu generasi muda. Jadi, saya sangat bersyukur mendapatkan nasihat itu,” tambahnya.
Kemenangan tersebut melanjutkan kemajuan pesat sang petenis belia yang kini menghuni peringkat 191 dunia pada musim lalu. Ia memenangkan gelar WTA pertamanya di Guadalajara pada September lalu dan mengawali musim 2026 dengan lolos ke semifinal di Auckland dan final di Hobart.
Musim ini, Jovic telah mencatatkan 10-2 dan ia sangat berpeluang menambah panjang daftar tersebut ketika menghadapi petenis berkebangsaan Kazakhstan, Yulia Putintseva di babak keempat turnamen Australian Open ini.
Sementara itu, pada babak ketiga turnamen akbar Australian Open 2026 yang berlangsung di Sidney dan Perth, Putintseva berhasil memupuskan harapan besar petenis berkebangsaan Turki, Zeynep Sonmez dengan 6-3, 6-7, 6-3. (net/loc/atp/kim/smr)





