Antisipasi Kemacetan Dampak Half Marathon, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang Atur Waktu Keberangkatan

Stasiun Kereta Api Gambir Jakarta Pusat. Foto: KAI Daop 1 Jakarta

Guna antisipasi agar para pengguna jasa kereta api (KA) menuju Stasiun Gambir di Jakarta Pusat, tetap lancar dan tidak ketinggalan keberangkatan karena pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan raya menuju area Stasiun Gambir, Minggu (20/8/2023), PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan pengaturan akses masuk bagi pelanggan yang membawa kendaraan di Stasiun Gambir

semarak.co-Adapun pengaturan akses masuk kendaraan yang akan melakukan parkir, baik itu mobil maupun motor tetap tidak ada perubahan. Masyarakat yang akan menuju Stasiun Gambir dengan menggunakan kendaraan dapat melalui akses tersebut.

Bacaan Lainnya

Dengan pengaturan tersebut diharapkan masyarakat yang membawa kendaraan dapat menyesuaikan saat memasuki Stasiun Gambir dan memperhitungkan waktu keberangkatan agar tidak tertinggal  keberangkatan KA. Hingga saat ini seluruh perjalanan KA Jarak Jauh terpantau normal dan berangkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksana Harian (Plh.) Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Feni Novida Saragih mengatakan, selama momen libur Peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke – 78 hingga akhir pekan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta telah melayani sebanyak 95 ribu penumpang KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasar Senen periode 16 – 20 Agustus 2023 besok.

Jumlah penumpang naik tertinggi terjadi 16 dan 17 Agustus 2023, lanjut Feni, sebanyak 27 ribu penumpang dan 25 ribu penumpang yang naik dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Dibanding periode sama akhir pekan minggu sebelumnya jumlah ini menunjukkan kenaikan 20 – 45%.

Dilanjutkan Feni, angka volume penumpang berangkat masih akan mengalami perubahan mengingat penjualan tiket masih berlangsung. Adapun setiap harinya terdapat 60 Kereta Api Jarak jauh (KAJJ) per hari yang berangkat dari area Daop 1 Jakarta.

Diketaui, PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan pengaturan rekayasa operasional KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir, Minggu (20/8/2023). Pengaturan tersebut dilakukan karena ada beberapa titik akses menuju dan dari Stasiun Gambir harus ditutup dengan adanya event Jakarta Half Marathon, Minggu (20/8/20233).

Pengaturan rekayasa operasi kereta api yaitu dengan memberhentikan 13 KA Jarak Jauh keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara dimana dalam kondisi normal KA-KA tersebut tidak berhenti. Adapun 13 KA tersebut. yaitu:

  1. Argo Semeru (KA 18) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 06.20 WIB
  2. Argo Parahyangan (KA 38) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 06.30 WIB
  3. Argo muria (KA 14) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 07.00 WIB
  4. Argo Parahyangan (KA 52) kebrangkatan Stasiun Gambir pukul 07.25 WIB
  5. Argo Parahyangan (KA 34) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 08.05 WIB
  6. Argo Bromo Anggrek (KA 2) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 08.20 WIB
  7. Argo Cheribon (KA 26) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 08.30 WIB
  8. Argo Dwipangga (KA 10) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 08.50 WIB
  9. Taksana (KA 68) kebrangkatan Stasiun Gambir pukul 09.20 WIB
  10. Argo Parahyangan (KA 44) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 09.30 WIB
  11. Argo Cheribon (KA 22) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 09.45 WIB
  12. Sembrani (KA 62) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 10.20 WIB
  13. Manahan (80F) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 10.30 WIB

“Adanya pengaturan tersebut sebagai alternatif keberangkatan diharapkan para pelanggan KA tetap dapat berangkat tepat waktu dan dapat menyesuaikan waktu keberangkatannya agar tidak tertinggal KA,” rinci Feni dirilis humas KAI Daop 1 Jakarta melalui pesan elektronik redaksi semarak.co, Sabtu (18/9/2023).

Di bagian lain KAI Daop 1 Jakarta mengimbau pelanggan KA untuk segera mendaftarkan layanan face recognition. Pasalnya Mulai 1 September 2023, Gate Selatan Stasiun Gambir Khusus Melayani Boarding Face Recognition. Saat ini terdapat 4 Boarding Gate dengan teknologi Face Recognition di area hall selatan Stasiun Gambir.

Face Recognition Boarding Gate merupakan fasilitas layanan boarding pada area pemeriksaan tiket yang dilengkapi dengan kamera yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan memvalidasi indentitas seseorang melalui pindai wajah yang datanya sudah diintegrasikan dengan data tiket kereta milik penumpang yang ada pada sistem boarding KAI.

Proses boarding makin praktis karena pelanggan cukup boarding dengan memindai wajah melalui Face Recognition Gate dan tidak perlu lagi menunjukan KTP atau bukti print tiket. Untuk dapat menikmati fasilitas ini, pelanggan cukup melakukan satu kali registrasi atau pendaftaran yang berlaku untuk seterusnya.

Termasuk saat berada di stasiun lain yang sudah memiliki fasilitas Face Recognation Boarding Gate seperti Stasiun Bandung, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Malang, dan Solo Balapan. Bagi pelanggan KA yang sudah pernah menggunakan layanan serupa di stasiun-stasiun tersebut, tidak perlu melakukan registrasi lagi di Stasiun Gambir.

Di Stasiun Gambir, proses registrasi dapat dilakukan pada mesin Check In Counter (CIC) atau melalui petugas layanan khusus yang berada di area hall selatan. Proses registrasi tidak dapat diwakili, cukup membawa e-KTP proses registrasi dapat langsung dilakukan dengan menempelkan e-KTP pada perangkat Reader kemudian menempelkan jari telunjuk kanan atau kiri pada pemindai yang ada di e-KTP reader.

Jika sudah melakukan registrasi, pelanggan tidak perlu lagi melakukan cetak boarding pass. Pelanggan dapat langsung menuju ke Face Recognition Boarding Gate jika waktu untuk boarding sudah dapat dilakukan.

Arahkan wajah ke mesin pemindai dan jika data tiket, identitas, dan syarat lainnya sudah sesuai, maka gate akan otomatis terbuka. Proses pemindaian wajah pelanggan dan proses verifikasi seluruh data yang tersimpan di sistem KAI sangat cepat, sehingga hal tersebut akan sangat mempermudah pelanggan dan memperlancar antrean saat proses boarding.

Bagi pelanggan yang tidak dapat melakukan registrasi karena tidak memiliki e-KTP seperti pelanggan anak atau e-KTP nya dalam keadaan rusak tidak perlu khawatir, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui petugas layanan yang tersedia.

Selain itu KAI juga masih menyediakan layanan boarding manual di Stasiun Gambir.  Namun jika tidak bisa ke stasiun, pelanggan juga dapat melakukan Registrasi Face Recognition pada aplikasi Access by KAI. Aplikasi ini merupakan pembaruan dari aplikasi KAI Access.

Berbagai fitur yang memudahkan pelanggan dapat dinikmati, salah satunya registrasi Face Recognition. Penerapan Face Recognition Boarding Gate diharapkan semakin mempermudah pelanggan dalam melakukan perjalanan karena proses boarding akan jauh lebih cepat, praktis.

Dan tidak memerlukan verifikasi berkas manual, sejumlah hal tersebut tentunya akan membuat pelanggan menjadi lebih nyaman dalam menikmati seluruh proses perjalanan menggunakan kereta api. (smr)

Pos terkait