Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, guna meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperluas akses pemasaran hasil bumi.
Semarak.co – Hal ini dinilai penting sebagai langkah strategis dalam memajukan desa dengan potensi lokal berupa sumber daya alam yang melimpah. Di antaranya berupa kentang, wortel, kol, dan hasil sawah lainnya yang seharusnya bisa dipasarkan hingga lintas provinsi.
“Kita bangun infrastruktur jalan produksi aja, air bersih, juga jembatan. Karena kentang itu nanti nggak kita pasarkan ke Yahukimo aja tapi juga ke Jawa, Kalimantan, Sulawesi,” kata Mendes Yandri saat audiensi dengan Bupati Yahukimo Didimus Yahuli di Kantor Kemendes PDT, dirilis humas melalui WAGroup Media Kemendesa 2025, Rabu (11/3/2026).
Rencana ini akan direalisasikan dalam waktu dekat melalui program kerja sama Kemendes PDT dengan World Bank. Tujuannya adalah percepatan pembangunan Indonesia Timur, yang mana Papua Pegunungan adalah lokasi yang disasar sehingga kemajuan tidak hanya di Jawa atau titik terdekat Ibu Kota Indonesia.
Diketahui, Kabupaten Yahukimo berada di Papua Pegunungan dengan tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Kondisi ini dipastikan sempurna dalam mendukung realisasi Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih jika kendala infrastruktur cepat teratasi.
Sementara itu, pemda Yahukimo berharap dukungan Mendes Yandri dapat mempercepat pembangunan desa di wilayahnya. Dengan adanya infrastruktur memadai, masyarakat mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat perekonomian desa.
Selain pembangunan infrastruktur, pertemuan juga membahas percepatan peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat. Beberapa sasaran kegiatannya adalah mengurangi kemiskinan dan gizi buruk, meningkatkan pendapatan, serta menyediakan lapangan kerja. (hms/smr)





