Program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS mendistribusikan bantuan paket perlengkapan sekolah di empat lembaga pendidikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat.
Semarak.co – Pimpinan BAZNAS Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Nur Chamdani, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan amanah para muzaki. Sejumlah sekolah terdampak rusak cukup parah akibat terjangan banjir dan longsor.
“Adapun bantuan yang diberikan berupa paket perlengkapan sekolah, mulai dari tas, sepatu, hingga seragam. Selain itu, ke depan juga akan ada program tambahan berupa revitalisasi serta pemberian insentif bagi para guru,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Rabu (7/1/2025).
Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, lanjut Nur Chamdani, BAZNAS berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam masa transisi kebencanaan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
“BAZNAS menyiapkan 20 ribu paket bantuan pendidikan yang akan disalurkan bertahap berdasarkan jumlah siswa, kondisi sekolah, serta hasil asesmen di lapangan. Penyaluran tahap awal diprioritaskan untuk sekolah swasta, dilanjut Madrasah Aliyah Negeri (MAN) hingga sekolah negeri lainnya,” ujarnya.
Nur Chamdani menegaskan, seluruh rangkaian bantuan BAZNAS dalam penanganan bencana berpedoman pada tiga prinsip utama pengelolaan dana umat, yakni aman secara syar’i, aman secara regulasi, dan aman bagi keutuhan NKRI, termasuk dalam penanganan bencana di Sumatra Barat.
Ia berharap, momentum kembalinya aktivitas sekolah yang beriringan dengan menyambut Ramadan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap para korban bencana di Sumatra dan Aceh. “Terima kasih seluruh muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus memobilisasi bantuan yang akan kita salurkan dengan tepat dan cepat,” ujarnya.
Wakil Bupati Agam, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan BAZNAS, khususnya berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak, seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar pascabencana.
“Terima kasih BAZNAS, bantuan ini sangat bermanfaat bagi para siswa yang terdampak langsung bencana alam dan harus segera kembali menjalani aktivitas pendidikan,” kata Iqbal.
Hal senada disampaikan salah satu penerima manfaat, Kepala Sekolah Muhammadiyah Palembayan, Puspa Nalfirah. Menurut dia, bantuan tersebut menjadi penguat bagi sekolah dan para siswa untuk bangkit pascabencana.
“Para siswa sangat bersyukur karena bantuan ini sangat bermanfaat. Sebagian seragam siswa sebelumnya hanyut terbawa banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Kami berharap ke depan bantuan yang diberikan dapat terus memberikan manfaat bagi para siswa,” ucapnya.
BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya
BAZNAS memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir di dua sekolah terdampak, yakni SD Negeri 6 Simpang Tiga Meureudu Pidie Jaya dan MIN 1 Meureudu Pidie Jaya, dengan melibatkan fasilitator terstruktur dan ramah anak.
Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum menegaskan, pendampingan psikososial merupakan kebutuhan mendesak bagi anak-anak korban bencana. Anak-anak adalah kelompok paling rentan ketika bencana terjadi.
“Tidak hanya kehilangan rasa aman, mereka juga mengalami guncangan psikologis yang jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental dan emosional mereka,” ujar Mahdum.
Mahdum menyampaikan, layanan psikososial yang diberikan bertujuan membantu siswa mengelola trauma, kecemasan, serta rasa takut yang muncul akibat pengalaman bencana, sekaligus menumbuhkan kembali rasa aman dan percaya diri.
“Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif, melalui kegiatan bermain, diskusi kelompok, serta aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan usia dan kondisi psikologis siswa,” jelasnya.
Ia menilai, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pemulihan, sehingga pelaksanaan layanan psikososial di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu siswa kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik.
“Kami berharap sekolah bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka dapat melanjutkan proses pendidikan tanpa dibayangi trauma akibat bencana,” katanya.
Haji Mahdum menambahkan, BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar, tetapi juga berkomitmen memastikan pemulihan mental dan emosional masyarakat terdampak, khususnya anak-anak.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dampak bencana di Pidie Jaya. Melalui rangkaian layanan psikososial, kami berharap anak-anak penyintas bencana di Pidie Jaya dapat bangkit dari trauma, kembali bersemangat belajar,” ucapnya. (hms/smr)





