Media Vietnam Jagokan Indonesia Melaju ke Final Piala AFF 2020, Pelatih Shin Siapkan Egy Jadi Striker saat Lawan Singapura

Pesepak bola Indonesia Egy Maulana Vikri berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1. Foto: bola.kompas.com/read/2021/12/17/. Foto: internet

Rencana gila pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia Shin Tae-yong untuk Egy Maulana Vikri di laga Leg II Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia vs Singapura, petang ini Sabtu (25/12/2021) pukul 19.30 yang disiarkan langsung RCTI. Juru taktik asal Korea Selatan itu kemungkinan besar menjadikan Egy Maulana Vikri sebagai penyerang dalam laga krusial alias wajib menang agar bisa melaju ke final.

semarak.co-Hal itu terlihat dalam sesi latihan Timnas Indonesia yang berlangsung Kamis kemarin (23/12/2021. Saat itu, Egy Maulana Vikri bersama empat penyerang Timnas Indonesia lainnya, Dedik Setiawan, Ezra Walian, Hanis Saghara dan Kushedya Hari Yudo berlatih finishing atau penyelesaian akhir.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya tak mengherankan Egy diplot sebagai penyerang. Sebab, empat penyerang yang dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF 2020 tampil di bawah standar. Tercatat dari empat nama di atas, baru Ezra Walian yang mencetak gol. Parahnya, Ezra Walian pun baru mengemas satu gol. Karena itu, Shin Tae-yong diprediksi mengandalkan Egy sebagai penyerang, meski pemain 21 tahun itu tidak memiliki posisi asli sebagai ujung tombak.

Selama ini, Egy dikenal kerap beroperasi sebagai winger maupun second striker. Namun, berkat naluri gol yang dimiliki, berperan sebagai penyerang dipercaya takkan menyulitkan Egy Maulana Vikri. Jika Shin Tae-yong menurunkan pola 4-4-2, Egy dipercaya bakal berduet dengan Witan Sulaeman.

Jika pola 4-5-1, atau 4-3-3 yang dipilih, Egy Maulana Vikri akan berperan sebagai false nine atau penyerang palsu. Peran penyerang palsu layaknya yang pernah dijalankan Lionel Messi di Barcelona. Tentu harapannya kehadiran Egy Maulana Vikri dapat mendongkrak performa Timnas Indonesia. Pengalaman Egy mentas di level teratas Eropa diharapkan membawa Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF 2020.

Berhubung tak ada aturan gol tandang dan skor sama kuat 1-1 di pertemuan pertama, hanya kemenangan yang meloloskan Timnas Indonesia ke final Piala AFF 2020. Lantas, bagaimana jika hingga 90 menit pertandingan skor imbang seperti 0-0, 1-1, 2-2 atau seterusnya? Laga bakal berlanjut ke babak tambahan 2×15 menit. Jika masih sama kuat juga, laga berlanjut ke adu tendangan penalti.

Di bagian lain Timnas Indonesia diunggulkan media Vietnam, Soha vn lolos ke final. Alasannya, permainan Timnas Indonesia disebut jauh lebih bervariasi ketimbang lawannya di semifinal, Singapura. Permainan tim asuhan Shin Tae-yong ini terbukti ciamik sejak fase grup Piala AFF 2020. Media Vietnam itu pun kembali mengungkit kala Timnas Vietnam dibuat frustrasi dengan kekuatan skuad Garuda hingga bisa mencegah mereka menang.

Laga diketahui berakhir imbang 0-0. “Dalam pertandingan itu, tim asuhan pelatih Park Hang-seo menekan lawan, namun kami tak berdaya melawan Indonesia yang terlalu keras kepala dan tak kalah berani, meski bermain dengan skuad termuda di Piala AFF,” tulis media tersebut, Sabtu (25/12/2021), seperti kemudian dilansir bola.okezone.com/Sabtu 25 Desember 2021 15:05 WIB.

Media Vietnam ini pun juga memantau saat skuad Garuda bermain imbang 1-1 di leg pertama semifinal melawan Singapura pada 22 Desember 2021. Timnas Indonesia dinilai memiliki banyak variasi dalam permainan. Timnas Indonesia kuat dan kompak dalam bertahan. Selain itu, kecepatan para pemain muda khususnya di sayap membuat mereka sulit ditebak dalam melakukan serangan.

Sebaliknya, bagi tim asuhan Tatsuma Yoshida, mereka dinilai hanya kebanyakan bermain umpan dari sayap menuju tengah. Inilah mengapa mereka tak lebih pantas melaju ke partai puncak dibanding Indonesia. “Skuad Indonesia termasuk yang termuda di Piala AFF 2020, tetapi mereka kuat dalam keinginan untuk menang, dan permainan tim mereka kaya akan kohesi,” tulis media tersebut.

Dibanding Singapura yang hampir hanya tahu cara melakukan crossing wing to head, sebaliknya gaya sepakbola Indonesia lebih beragam, mereka bisa menjangkau sayap, berkoordinasi jarak pendek dan melancarkan serangan sentral yang tajam. Hal ini membuat Indonesia bermain meyakinkan sejak awal turnamen dan layak melaju ke final,” jelas media ini.

Di akhir, media ini pun memprediksi pertandingan di leg kedua Indonesia vs Singapura yang akan berlangsung pada hari ini, Sabtu (25/12/2021) pukul 19.30 WIB, akan berakhir 1-0 untuk kemenangan skuad Garuda. Namun, mereka justru tidak percaya diri dengan tim negaranya dalam menemani Indonesia di partai puncak.

Pasalnya, Vietnam mengalami kekalahan menyakitkan di leg pertama pada 23 Desember 2021 dari Thailand. Mereka kalah dengan skor 0-2 dan harus berupaya melewati agregrat gol tersebut pada 26 Desember 2021. (net/okc/smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *