GENTING Collaboration Summit 2026: Apresiasi Kemendukbangga/BKKBN bagi Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Kemendukbangga/BKKBN menggandeng mitra kerja untuk turut berkomitmen mendukung program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting melalui penandatanganan naskah kerja sama.Foto: humas BKKBN

Dua tahun Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) telah berjalan sejak diluncurkan pada Desember 2024. Sebanyak 1.316.349 keluarga berisiko stunting sudah menerima bantuan dari keterlibatan 182.682 mitra Orang Tua Asuh (OTA) dengan jumlah bantuan sebanyak 96,3 miliar rupiah (Rekap Provinsi Mingguan 29 Oktober 2026).

Semarak.co – Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen para mitra yang telah mendukung Program GENTING, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) mengadakan GENTING Collaboration Summit 2026.

Acara GENTING Collaboration Summit 2026 dengan tema Satu Gerakan, Sejuta Harapan, Wujudkan Generasi Bebas Stunting ini diadakan di.Hotel Bidakara Jakarta pada Kamis (5/11/2026).

“Beberapa penghargaan ini bagian dari rasa hormat kami kepada para mitra, ada yang korporasi, BUMN, BUMD, dan media,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Wihaji.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para mitra yang selama ini telah menjadi Orang Tua Asuh karena memang kita tidak bisa sendirian, harus penta helix, kerja sama dengan semua pihak, dan harapannya ini kita lanjutkan terus,” ujar Wihaji dirilis humas melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Kamis(5/11/2026).

Menteri Wihaji pun melanjutkan, program GENTING ini bagian dari kolaborasi dan integrasi dengan para mitra, kerja sama yang bisa dirasakan langsung, berdampak, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, tanpa banyak syarat.

Melalui program GENTING ini, Menteri Wihaji juga meyakini bahwa anak-anak dari keluarga yang menerima bantuan dapat menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Pada GENTING Collaboration Summit 2026 ini, GENTING Award diberikan kepada 34 penerima yang terbagi dalam tiga regional dengan masing-masing 10 mitra penta helix per regional, dari sektor badan usaha milik negara/daerah, swasta, akademisi, komunitas, media, serta individu/perseorangan.

Di kesempatan yang sama, diberikan pula penghargaan kepada empat media peliputan GENTING, yakni TV One, Media Indonesia, Antara News, dan Radio Elshinta.

Stunting ini merupakan salah satu yang perlu dituntaskan, dan di Kitabisa ada program yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak, termasuk stunting.

“Hal ini sinkron dengan program Kemendukbangga/BKKBN (GENTING) sehingga terjadi multi-stakeholder yang di mana kami membutuhkan jangkauan atau data perihal keluarga yang memiliki anak stunting,” jelas Government Relations Manager Kitabisa Istata Luqman, salah satu mitra OTA yang mendapatkan penghargaan hari ini.

Harapannya di sini kita melakukan kontribusi terhadap pengentasan _stunting_ itu sendiri,” ujar Istata Luqman.

Sejumlah apresiasi juga diberikan kepada para pihak yang mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), yaitu: Janahita Awards, apresiasi kepada 277 pemerintah daerah kabupaten/kota yang menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas.

Penghargaan Parasamya Karya Kencana kepada pengelola program Keluarga Berencana (KB) di 12 kabupaten/kota. Kemudian apresiasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) kepada tiga penerima penghargaan dari kategori Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA).

Lantas apresiasi kepada tiga perusahaan yang memiliki komitmen terhadap Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dalam membentuk dan membina Tempat Penitipan Anak (TPA) secara berkelanjutan dan apresiasi kepada tiga kepala daerah atas dukungan terhadap Program Lansia Berdaya (SIDAYA).

Dalam acara tersebut, Kemendukbangga/BKKBN menggandeng mitra kerja untuk turut berkomitmen mendukung program Bangga Kencana serta percepatan penurunan _stunting_ melalui penandatanganan naskah kerja sama.

Yakni dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tentang Sinergi dan Akselerasi Pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana dalam Mendukung Program Akselerasi Strategis Terintegrasi Penurunan Angka Kemiskinan dan _Stunting_ Terpadu Provinsi Sulawesi Barat.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan Syariah dalam Mendukung Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Lantas Universitas Bhayangkara Jakarta Raya tentang Sinergi Tridharma Perguruan Tinggi dalam Mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana.(hms/bkkbn/sam)