Tim Nasional Inggris menghancurkan Kroasia 7-0 pada UEFA Nations League di Stadion HNK Rijeka, Sabtu malam, 3 Oktober 2026. Kemenangan tersebut menjadi kekalahan terbesar sepanjang sejarah Kroasia dalam kompetisi internasional Eropa.
Semarak.co – Harry Kane dan Bukayo Saka menjadi bintang utama kemenangan Inggris dengan masing-masing mencetak dua gol. Jude Bellingham juga tampil luar biasa, mencetak satu gol serta memberikan tiga assist untuk Inggris.
Inggris langsung menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan melalui Kane pada menit kedelapan. Bellingham kemudian menggandakan keunggulan sebelum Anthony Gordon membuat skor berubah menjadi tiga gol bagi Inggris.
Sebelum turun minum, Saka mencetak gol keempat Inggris. Dominasi itu membuat Kroasia kesulitan mengembangkan permainan, sementara Inggris terus menciptakan peluang melalui kombinasi serangan cepat dan penguasaan bola efektif sepanjang laga.
Dilansir Reuters, The Guardian dan AFP (4/10/2026), setelah jeda, Kane kembali mencetak gol pada menit ke-53. Saka kemudian menambah gol keduanya pada menit ke-68, sebelum Morgan Rogers melengkapi pesta Inggris menjelang pertandingan berakhir dengan gol ketujuh.
Kekalahan itu sangat menyakitkan bagi Luka Modric. Kapten Kroasia mantan gelandang kreatif Real Madrid itu mengaku untuk pertama kalinya selama dua dekade bersama tim nasional, dirinya merasa malu setelah sebuah pertandingan yang sangat buruk itu.
Modric menilai penampilan Kroasia tidak menunjukkan agresivitas, kekompakan, duel maupun semangat bertanding. Menurutnya, kekalahan memang dapat diterima, tetapi cara mereka menyerah dengan skor tujuh gol sangat tidak bisa diterima publik.
Hasil itu membawa The Three Lions Inggris mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan Grup A3, berada di belakang Tim Matador Spanyol. Kroasia berada di posisi ketiga dengan tiga poin dan menghadapi akan menghadapi Spanyol pada hari Selasa besok. (net/rts/tg/afp/kim/smr)





