Como Hancurkan RB Leipzig 4-1, Debut Liga Champions Berbuah Manis

Klub milik orang Indonesia, Como 1907 menciptakan kejutan besar pada debut Liga Champions 2026/2027 setelah menghancurkan RB Leipzig 4-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat dini hari waktu Indonesia (11/9/2026), dalam pertandingan pembuka fase liga UEFA.

Semarak.co – Klub Italia itu tampil percaya diri sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan Leipzig. Strategi pelatih Cesc Fabregas berjalan efektif, membuat Como mampu mengendalikan tempo serta menciptakan peluang berbahaya ke jantung pertahanan lawan.

Bacaan Lainnya

Martin Baturina membuka keunggulan Como pada menit ke-15. Gelandang Kroasia itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti, kemudian melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Leipzig, lawan tersebut.

Keunggulan Como bertambah pada menit ke-38 melalui Tasos Douvikas. Baturina kembali berperan penting setelah mengirimkan umpan panjang yang berhasil dimanfaatkan Douvikas untuk menaklukkan pertahanan tim tamu pada malam bersejarah Eropa.

Memasuki babak kedua, Como semakin percaya diri. Assane Diao mencetak gol ketiga pada menit ke-54 setelah menerima umpan Nico Paz, sekaligus membuat Leipzig menghadapi tekanan yang semakin berat sepanjang laga.

Leipzig sempat memperkecil ketertinggalan melalui Andrija Maksimovic pada menit ke-58. Gol tersebut memberi harapan bagi klub Jerman itu, tetapi Como tetap mampu mempertahankan kendali permainan hingga pertandingan berakhir secara konsisten.

Como kemudian memastikan kemenangan spektakuler melalui Maximo Perrone pada menit ke-90. Gol tersebut menutup penampilan luar biasa klub promosi Italia itu dalam pertandingan bersejarah menghadapi Leipzig di kandang tersebut sendiri.

Medcom.id dan Reuters (11/9/2026) mencatat Baturina terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Ia mengaku bangga terhadap performa tim, tetapi menegaskan Como harus terus berkembang karena kemenangan tersebut baru menjadi awal perjalanan mereka di kancah Eropa.

Debut ini terasa semakin istimewa karena klub milik Hartono Bersaudara (Djarum Group) sebelumnya harus berjuang memastikan Stadion Sinigaglia memenuhi standar UEFA. Mereka akhirnya dapat tampil di kandang sendiri dan merayakan kemenangan bersama para pendukung setia.

Kemenangan 4-1 tersebut menjadi pernyataan kuat Como kepada sepak bola Eropa. Dari tim yang baru menembus kompetisi elite, mereka kini menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi klub Bundesliga berpengalaman di panggung Eropa. (net/mid/rts/kim/smr)

Pos terkait