Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan ketersediaan hewan kurban di Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026.
Semarak.co – Hal tersebut ditegaskan Ketua BAZNAS RI H. Sodik Mudjahid saat mengunjungi kelompok peternak di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, guna meninjau langsung kualitas puluhan ekor sapi yang dikelola oleh para mustahik binaan, Kamis (23/4/2026).
Peninjauan ini juga bertujuan untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS benar-benar memberikan manfaat nyata di lapangan. Selain mengecek kondisi fisik ternak, kunjungan ini juga menyoroti pengembangan kapasitas peternak dalam hal teknis maupun manajerial.
“Jadi BAZNAS mendapatkan amanah dari umat dengan Zakat, Infak, Sedekah, dan amanah itu dikelola oleh BAZNAS sesuai dengan tugas Undang-Undang untuk kembali kepada umat Islam, kepada bangsa Indonesia. Satu di antaranya adalah di balai ternak ini,” jelas Sodik usai meninjau balai ternak.
Para peternak didorong untuk menguasai tata cara budidaya yang lebih baik, termasuk pemanfaatan limbah menjadi kompos dan biogas guna meningkatkan nilai tambah ekonomi di desa. Salah satu poin penting dalam peninjauan ini adalah kesiapan Balai Ternak dalam menghadapi musim kurban.
Ketua BAZNAS RI mengonfirmasi, hewan ternak di lokasi tersebut sudah layak dan siap untuk memenuhi kebutuhan ibadah kurban. “Laporan dari peternak, siap untuk dikurbankan. Jadi, sudah sudah siap untuk dikurbankan dan bisa untuk dijual,” ucap Sodik memastikan kualitas ternak di hadapan pengelola.
Balai Ternak Lombok Tengah ini melibatkan sebanyak 30 orang peternak. Adapun jumlah total populasi ternak sebanyak 57 ekor sapi Bali, terdiri dari 1 ekor pejantan, 29 ekor indukan, dan 27 ekor bakalan jantan. Melalui kunjungan ini, BAZNAS berharap pola pemberdayaan di Lombok Tengah dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain.
“Dengan dukungan dari BAZNAS ini, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka hingga bertransformasi menjadi muzaki di masa depan melalui ekosistem peternakan yang berkelanjutan,” ujar Sodik dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Sabtu (25/4/2026).
Di bagian dirilis humas Baznas lainnya, Jumat (24/4/2026), BAZNAS terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menghadirkan program Balai Ternak, salah satunya di Lombok Tengah NTB.
Balai Ternak yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi program Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI di berbagai daerah.
Sodik menegaskan komitmen BAZNAS dalam memastikan program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi mustahik. “Kami ingin memastikan, salah satu program utama BAZNAS, yakni pemberdayaan umat melalui Balai Ternak di NTB benar-benar memberikan manfaat,” tutur Sodik.
“Bukan sekadar laporan yang menyenangkan. Dan saya pastikan, memang memberikan manfaat,” demikian Sodik menambahkan saat di Balai Ternak Lombok Tengah, NTB, Kamis (23/4/2026) seperti dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Jumat (24/4/2026).
Program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik, dengan total 57 ekor sapi Bali, yang terdiri atas satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. Untuk total bantuan yang dialokasikan BAZNAS dalam program Balai Ternak di Lombok Tengah ini sebesar Rp806.250.000, dengan unit cost sekitar Rp26.875.000 per peternak.
Bantuan ini mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, bantuan ternak dan pakan, hingga penguatan sistem peternakan terintegrasi. Alhamdulillah dari program ini mampu meningkatkan pendapatan peternak sekitar Rp2 – 4 juta per bulan.
Ditambah potensi penghasilan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. BAZNAS akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan program serupa di berbagai wilayah, termasuk peluang penambahan titik di NTB dengan indikator keberhasilan pada perkembangan usaha dan dampak ekonomi yang dihasilkan.
Ketua Baznas Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat, pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terus mendukung pelaksanaan program BAZNAS di daerah.
BAZNAS juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pasar. Dan mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat serta peningkatan ekonomi desa.
Turut hadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah NTB H. Syarifuddin, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI Periode 2013-2015 Prof. H. Hamdan Zoelva, Ketua BAZNAS Provinsi NTB Lalu Muhammad Iqbal, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Kamli. (hms/smr)





