65% Penduduk Indonesia Masih Buta Aksara Al Quran, Mendes PDT Yandri: Salah Satu Kunci Kesuksesan adalah Dekat Al Quran

Mendes PDT Yandri Susanto (batik coklat) menghadiri Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara Al Quran di lingkungan Masjid dan Majelis Ta'lim yang digagas Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur'an (LPQQ) Indonesia di Masjid Agung Syekh Quro, Karawang, Sabtu (20/12/2025). Foto: humas Kemendesa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Gerakan Nasional (Gernas) Pengentasan Buta Aksara Al Quran di lingkungan Masjid dan Majelis Ta’lim yang digagas Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia di Masjid Agung Syekh Quro, Karawang, Sabtu (20/12/2025).

Semarak.co – Mendes PDT Yandri menuturkan, salah satu kunci kesuksesan adalah selalu dekat dengan Al Quran. Olehnya, kita tidak boleh jauh dari Al Quran. Sayangnya ternyta, kata Mendes Yandri, 65% penduduk Indonesia masih buta aksara Al Quran.

Bacaan Lainnya

“Hal ini bisa dijadikan ladang dakwah agar seluruh penduduk melek aksara Al Quran. Indonesia bakal selalu mulia maka harus dekat dengan Al Quran,” kata Mendes Yandri dalam sambutan seperti dirilis humas Kemendes PDT usai acara melalui WAGroup Media Kemendesa 2025, Sabtu sore (20/12/2025).

Mendes Yandri mengingatkan jika fakta terkini sejumlah bahaya telah merambah ke desa dengan menyasar warga desa seperti Narkoba hingga Judi Online. “Ini jadi perhatikan bersama agar Kita harus tetap berusaha berjuang untuk melakukan kebathilan dan tegakkan kebenaran,” tuturnya.

Dikatakan dia, Penggerak Pemberantasan Buta Aksara Al Quran disebut Mulia dan Ahli Surga. Untuk berantas Buta Aksara di desa, Kementerian Desa PDT menggandeng Kementerian Agama (Kemenag). Ia berharap Gerakan Pemberantasan Buta Aksara Al Quran ini menjadi tujuan mulia kita bersama yang butuh keikhlasan dan kejujuran.

Mantan Ketua Komisi VIII DPR menambahkan, selain berantas Buta Aksara Al Quran, Kemendes juga menggenjot Gerakan Ekonomi yaitu Desa Tematik seperti Desa Ayam Petelur hingga Desa Ikan Nila. Desa Tematik ini nantikan dipersiapkan menjadi penyuplai Bahan Baku untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Mendes Yandri meyakini jika akhlak diperbaiki dengan Al Quran, maka hal yang berikutnya yang perlu dibenahi oleh ekonomi masyarakat desa. “Jika Akhlak Dibenahi dan Ekonomi ditingkatkan maka cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa terwujud,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri menandatangani Komitmen Bersama Gerakan Pemberantasan Buta Aksara Al Quran di Lingkungan Majelis Ta’lim. Turut hadir Ketua Umum DPP LPQQ KH Mahbub Sholeh Zarkasyi, Ketua Umum BKMM DMI Hj Nurdiati Akma dan Ketua Umum BKMT Hj Syifa Fauzia. Mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid. (fir/smr)

Pos terkait