Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto saat memberi keterangan pers. Foto: internet

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat total jumlah positif wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia hingga Kamis (26/3/2020) mengalami lonjakan menjadi 893 kasus atau bertambah sebanyak 103 kasus. Begitu pun jumlah meninggal bertambah signifikan, yaitu sebanyak 20 orang dari 58 menjadi 87 pasien.

semarak.co -Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto merinci, pasien yang sembuh bertambah empat orang menjadi 31 orang. Sementara meninggal ada 20 orang. Sebelumnya pada Rabu (25/3/2020), tercatat 790 kasus positif COVID-19, 58 orang meninggal.

“Data yang dikumpulkan tersebut merupakan kasus yang dilaporkan dari 25 Maret pukul 12.00 WIB hingga 26 Maret pukul 12.00 WIB,” kata Yurianto pada konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020).

Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 di Indonesia, yaitu di Provinsi Aceh satu kasus, Bali sembilan kasus, Banten 67 kasus, DI Yogyakarta 16 kasus, DKI Jakarta 515 kasus.

Selanjutnya di Jambi satu kasus, Jawa Barat 78 kasus, Jawa Tengah 40 kasus, Jawa Timur 59 kasus, Kalimantan Barat tiga kasus, Kalimantan Timur 11 kasus, Kalimantan Tengah enam kasus dan Kalimantan Selatan satu kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau lima kasus, NTB dua kasus, Sumatera Selatan satu kasus, Sumatera Barat tiga kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sumatera Utara delapan kasus, Sulawesi Tenggara tiga kasus.

Selain itu tercatat 27 kasus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah satu kasus, Lampung tiga kasus, Riau dua kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus serta tujuh kasus positif di Papua. (net/lin)

LEAVE A REPLY