Panpel Kejuaraan Bulutangkis Antar Media Djarum Foundation 2018. foto: gunawan tarigan

Total hadiah meningkat membuat persaingan dalam Kejuaraan Bulutangkis Antar Media Djarum Foundation untuk untuk wilayah barat yang meliputi DKI Jakarta,  Banten, Sumatera dan Jawa Barat yang digelar 7-9 November mendatang di GOR Tanah Abang,  Jakarta, semakin ketat.

Panitia Pusat Kejuaraan Bulutangkis Antar Media Tri Ikhsan mengatakan, untuk tahun ini akan ada perubahan.  Hadiah akan ditingkatkan menjadi Rp 170. Juta. “Ini sebagai upaya untuk mrnggairahkan persaingan di pertandingan antar media,” kata Tri Ikhsan kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/11).

Sedangkan untuk konsep pertandingan diakui tetap sama. Jika jatuh di tahun ganjil kejuaraan akan mempertandingkan nomor beregu,  sebaliknya jika jatuh pada tahun genap akan mempertandingkan nomor perseorangan ganda.

Mengacu jadwal itu pula,  kata Tri Iksan,  untuk pertandingan musim 2018 akan mempertandingkan nomor ganda.  Untuk menjaga persaingan para peserta berimbang,  maka dilakukan 3  kategori, untuk kelompok usia (KU)  25-35 tahun,  KU 35-45 tahun,  KU 46 tahun keatas.

Dijelaskannya,  seperti tahun sebelumnya,  seluruh peserta aka menjalani babak penyisihan yang dibagi tiga zona sebelum melangkah ke putaran final yang dilangsungkan di Kudus, Jawa Tengah, yaitu zona Barat,  Tengah dan Timur.

Untuk zona barat,  ujar Iksan,  meliputi media yang berada di kawasan Sumatera,  DKI Jakarta, Banten,  Jawa Barat babak penyisihannya akan dilangsungkan 7-9 Nopember di GOR  Tanah Abang,  zona Tengah meliputi media yang berada di wilayah Jawa Tengah,  DI.  Yogyakarta,  Kalimantan  akan memainkan babak penyisihan  23-24 Nopember di GOR Tri Lomba Juang,  Semarang .

Sedangkan zona Timur,  meliputi media dari kawasan Jawa Timur,  Bali,  Nusa Tenggara,  Sulawesi dan Papua 14-15 Nopember di GOR Sudirman, Surabaya. “Para pemenang masing-masing zona tersebut ditambah satu pasangan runer up terbaik  akan dipertemukan di babak grand final, ” jelas Tri Iksan.

Untuk babak grand final kejuaraan media ini seperti biasanya akan dilangsungkab 28-29 Nopember di GOR Jati Kudus. “Jika di babak penyisihan pertandingan dimainkan dengan sistem gugur, maka  di grand final pertandingan  dilakukan sistem setengah kompetisi, ” ujar Ivana Lie, mantan pemain nasional yang kini aktif di Djarum Foundation.

Sementara itu Daryadi,  panitia Penyisihan Zona Barat mengakui antusiasme pemain bulutamgkis antar media makin meningkat

Bahkan melebihi yang ditargetkan panitia. “Sebelumnya kita memperkirakan tiap nomor pertandingan diikuti 30 pasangan,  namun ternyata membludak hingga mencapai 40  pasangan lebih,”  kata Daryadi.

Agus Baharudin,  dari SiWO DKI Jakarta,  menyatakan antusiasme peserta itu tidak luput dari bantuan Djarum yang meningkatkan hadiahnya mencapai Rp 170 juta. ” Dan ini merupakan kejuaraan ke 12  kalinya yang didukung oleh Djarum, ” ujar Agus.  (trigan)

LEAVE A REPLY