Tim sepak bola junior Okky Youth Soccer League (OYSL) diharapkan mampu mempertahankan gelar juara pada ajang Singa Cup yang akan digelar pada 3-8 November 2019 di Singapura.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, turnamen Singa Cup 2018 di Singapura, tim OYSL yang dikumpulkan melalui program “talent scouting” berhasil mengalahkan tim tuan rumah di babak final dengan skor 12-7.

“Event-event seperti ini merupakan bagian dari upaya pencarian bakat calon pemain timnas sepak bola masa depan. Ini luar biasa dan Kemenpora akan terus mendukung. Saya percaya Okky akan selalu konsisten untuk melakukan pembinaan (sepak bola) di usia dini,” ujar di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Melihat hasil positif ini, OYSL juga kembali digelar pada tahun ini dan akan memilih sebanyak 16 pemain terbaik dari 1.000 peserta kompetisi untuk diikutkan pada Singa Cup 2019 bulan November.

“Program ini layak diapresiasi karena pihak swasta pun bisa terlibat dalam pencarian calon pemain sepak bola nasional, saya harap ini bisa memberikan sumbangsih untuk negeri kelak,” ujar Imam.

Pada ajang pencarian bakat yang sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan ini, pelatih timnas sepak bola Indra Sjafri kembali terlibat dan memimpin langsung proses seleksi pemain sepak bola muda dari berbagai daerah di Tanah Air.

Pelatih bertangan dingin ini menilai kegiatan ini membawa dampak positif dalam perkembangan sepak bola nasional, dengan menargetkan pencarian anak-anak berbakat yang kemudian diikutkan pelatihan.

“Menurut saya kalau bicara sepak bola tidak hanya kalah atau menang, tapi juga perlu penyiapan generasi baru bagi Indonesia yang lebih berkualitas dan beradab. Peran Okky sangat baik sekali dengan mengadakan program ini,” ujar Indra dalam kesempatan yang sama.

Ia menceritakan, peserta yang terpilih dalam tim OYSL tidak hanya diasah skill atau kemampuan bersepakbolanya, namun juga diberikan pemahaman akan aturan, disiplin, serta adab dalam pertandingan dan bersikap sportif.

Hal tersebut senada dengan nilai-nilai dan tujuan program seleksi OYSL yang bekerja sama dengan Indonesia Junior Soccer League (IJSL) itu, yang menginginkan agar pemain tidak hanya mempunyai prestasi namun juga kematangan mental.

“Sebagai sebuah merek dan perusahaan, kami punya tanggung jawab untuk menstimulasi anak-anak muda untuk berkembang, tumbuh dan aktif secara sosia, berprestasi dan menyenangkan,” kata Kepala Penjualan dan Pemasaran Suntory Garuda Beverage, Roger Van Tongeren. (trigan)

LEAVE A REPLY